Hal itu disampaikan Direktur Utama Danareksa Edgar Ekaputra saat ditemui di Restoran Penang Bistro, Jalan Kebuh Sirih Jakarta, Jumat (20/8/2010) malam.
"Obligasi Oktober atau November mungkin akan kita keluarkan," ucapnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami memang memiliki (utang) jauh tempo tahun ini Rp 120 miliar, tapi itu pakai dana internal cukup. Nanti baru yang 2011 pakai obligasi ini. Sisa dari Rp 500 miliar, untuk working capital," ucap Edgar.
Sebagai BUMN, penerbitan obligasi Danareksa kali ini tergolong kecil. Namun Edgar menjelaskan, pihaknya tidak ingin mengeluarkan surat utang dalam jumlah besar jika tidak ada perencanaan dalam penggunaannya.
"Semua orang bilang ini kecil. Tapi ini sesuai dengan RKAP Februrari lalu. Bisa saja Rp 1 triliun, kalau nggak dipakai?" tegasnya.
Anak usaha perseroan, Danareksa Sekuritas, siap menjadi. penjamin emisi atau underwriter dalam memfasilitasi obligasi ini bersama dua BUMN sekuritas lain.
"Underwriter Danareksa, paling kalau diajak satu atau dua lagi, kalau mau ikut," imbuhnya.
(wep/dnl)











































