"Paling tidak butuh Rp 1-1,5 triliun di tahun depan. Bentuknya obligasi," jelas Direktur Keuangan ASF, Hugeng Gozali di restoran Eaton Jalan Woltermonginsidi, Jakarta Senin (23/8/2010) malam.
Ia menjelaskan, penerbitan surat utang ini sebagai langkah antisipasi bisnis pembiayaan yang meningkat di tahun 2011. Apalagi adanya target produksi 1 juta kendaraan roda empat yang dicanangkan Wakil Presiden RI, Boediono. Tentu hal ini membutuhkan dukungan dari industri pembiayaan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Surat utang yang terbit tahun depan ini akan tercatat sebagai obligasi X, setelah pada bulan Feburari 2010 perseroan telah menerbitkan obligasi IX dengan jumlah yang sama, Rp 1,5 triliun. Obligasi sebelumnya, terdiri dari enam seri, mulai A sampai F, dengan tingkat bunga 8,47%-10,9%.
Hugeng menambahkan, total pembiayaan kendaraan ASF di tahun 2010 mencapai Rp 18,5 triliun atau tidak mengalami revisi meskipun industri sedang bertumbuh. "Rp 18,5 triliun untuk total pembiayaan," tegasnya.
Â
Â
(wep/dro)











































