"Sisanya, masing-masing sebesar 10% berasal dari PTBA dan China Railway Engineering Corporation," ujar Direktur Utama PTBA, Soekrisno di Kantor Kementerian ESDM, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Selasa (24/8/2010).
Saat ini perusahaan patungan PT Bukit Asam Transpacific Railway (BATR) tengah menyelesaikan detail desain yang diharapkan akan selesai pada akhir tahun ini. Setelah desaai final selesai disusun, perseroan baru akan melakukan pembebasan lahan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia optimis penyelesaian proyek tersebut tidak akan tersendat proses pembebasan lahan sehingga diharapkan proyek bisa selesai tepat waktu pada tahun 2014.
"Karena dalam desain dibuat sedemikian rupa sehingga tidak lewat hutan lindung dan perkampungan," tegasnya.
BATR sebelumnya juga telah mengikat kerjasama kontrakEngineering, Procurement and Construction (EPC) dan Kontrak Operator & Maintenance (O&M) dengan China Railway Group Limited. Kontrak jangka waktu 4 tahun sejak ditandatanganinya, dan termasuk jangka waktu pekerjaan desain.
Nilai kontrak untuk O&M disepakati sebesar US$ 3,5 miliar untuk jangka waktu 20 tahun dan pekerjaan EPC berjangka waktu 4 tahun senilai US$ 1,3 miliar.
Penyelesaian desain jalur kereta api serta pembebasan lahan sekitar 6 bulan sampai 1 tahun.
Â
Â
(epi/dro)











































