"Pada prinsipnya kalau ada BUMN sejenis seperti Antam menunjukkan minat dan memiliki dana untuk investasi di situ. Saya secara normatifΒ akan beri kesempatan kalau mereka mau masuk," kata Mustafa usai rakor soal pangan di Kantor Kementerian Koordinator bidang Perekonomian, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Rabu (25/8/2010).
Menurut Mustafa, dukungan itu diberikan asalkan saham yang ditawarkan Newmont memiliki prospek yang bagus.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun Mustafa mengaku, hingga kini masih belum memperoleh laporan resmi dari BUMN-BUMN tambang soal rencana pembelian saham Newmont tersebut.
Seperti diketahui, PT Newmont Nusa Tenggara (NNT) akan segera melakukan IPO pada kuartal I-2011. Perseroan berencana untuk melepas 10% saham baru untuk ditawarkan kepada publik.
Hal itu disepakati dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) perseroan yang digelar di Hotel Grand Melia, Jakarta, Kamis (19/8/2010).
Rencana IPO ini sudah disetujui oleh 82,2% pemegang saham yang hadir dalam RUPSLB tersebut. Ditambahkannya, IPO ini akan dilakukan setelah perseroan melakukan divestasi 7% sahamnya di 2010 ini. Dana hasil IPO ini akan digunakan untk keperluan belanja modal (capex) perseroan.
(epi/dnl)











































