Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil mencetak rebound tipis 4 poin. Kendati bursa regional melemah, namun IHSG tidak ikut terseret ke zona merah.
Membuka perdagangan tadi pagi, IHSG berada di zona merah, turun 8,187 poin (0,25%) ke level 3.106,752. Namun, tak berapa lama IHSG berhasil naik tipis 0,994 poin (0,03%) ke level 3,115,933.
Penguatan pun terus berlanjut hingga penutupan perdagangan Sesi I. Pada penutupan perdagangan Sesi I Rabu (25/8/2010), IHSG ditutup naik tipis 4,153 (0,13%) poin ke level 3.119,092. Sementara Indeks LQ 45 juga naik 0,505 poin (0,09%) ke level 591,287.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Perdagangan berjalan cukup ramai dengan frekuensi transaksi di seluruh pasar mencapai 63.334 kali pada volume 2,592 miliar lembar saham senilai Rp 1,562 triliun. Sebanyak 92 saham naik, 54 saham turun dan 92 saham stagnan.
Berikut kondisi bursa regional siang ini:
- Indeks Komposit Shanghai anjlok 26,37 poin (0,99%) ke level 2.623,94.
- Indeks Hang Seng turun 88,55 poin (0,43%) ke level 20.570,16.
- Indeks Nikkei 225 anjlok 181,72 poin (2,02%) ke level 8.813,42.
- Indeks Straits Times turun 3,25 poin (0,11%) ke level 2.919,60.
Saham-saham yang menguat tinggi dan masuk dalam jajaran top gainers diantaranya Bank Tabungan Pensiunan (BTNP) naik Rp 400 ke Rp 10.600, Unilever (UNVR) naik Rp 400 ke Rp 16.900, Indocement (INTP) naik Rp 400 ke Rp 17.750, dan Indospring (INDS) naik Rp 325 ke Rp 4.100
Sementara saham-saham yang mengalami penurunan cukup tinggi di jajaran top losers antara lain Gudang Garam (GGRM) turun Rp 900 ke Rp 39.400, Astra Internasional (ASII) turun Rp 400 ke Rp 48.600, Indotambang (ITMG) turun Rp 350 ke Rp 39.950, dan Astra Agro Lestari (AALI) turun Rp 100 ke Rp 20.000.











































