Menteri BUMN Restui BRI-Jamsostek Berebut Rights Issue Bukopin

Menteri BUMN Restui BRI-Jamsostek Berebut Rights Issue Bukopin

Nurseffi Dwi Wahyuni - detikFinance
Rabu, 25 Agu 2010 12:36 WIB
Menteri BUMN Restui BRI-Jamsostek Berebut Rights Issue Bukopin
Jakarta -

Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) restui PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) dan PT Jamsostek (Persero) bersaing perebutkan saham di PT Bank Bukopin Tbk. Pemerintah meminta keduanya masuk melalui mekanisme pembelian saham rights issue yang akan digelar oleh Bukopin.

Demikian hal itu diungkapkan Menteri BUMN Mustafa Abubakar di Kantor Menko Perekonomian, Lapangan Banteng, Jakarta, Rabu (25/8/2010).

"Yang sudah saya setujui Bukopin itu rights issue. Jadi siapapun bisa boleh beli saham pada saat dia rights issue. Bahwasanya Jamsostek mau beli saham silakan, sama saja dengan dia membeli saham di BNI," katanya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia mengatakan, saat ini BRI baru saja mengambil alih kepemilikan salahh satu bank dalam negeri, yaitu PT Bank Agroniaga. Menuru Mustafa, jika harus kembali mengakuisisi sebuah bank, tentunya BRI akan melakukan kajian lagi.

Satu hal yang perlu ditekankan adalah aturan single presence policy (SPP) yang mengharuskan kepemilikan tunggal sebuah bank. Masih dipelajari apakah melanggar aturan jika BRI menguasai dua bank.

"Karena baru selesai akusisi Bank Agro kelihatannya ini masih dipelajari. Sedang dipelajari dulu apakah ini melanggar aturan atau tidak," ujarnya.

Sementara mengenai Jamsostek, Mustafa mengatakan, perusahaan pelat merah itu tidak berniat masuk dalam bisnis bank. Jamsostek hanya berniat memiliki saham minoritas saja, hal ini dilakukan dalam rangka investasi.

"Di sini yang penting Jamsostek bukan mempunyai bank, tapi Jamsostek punya saham di bank. Saham itu setiap saat bisa dilepas," katanya.

(ang/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads