Menurut Presiden Direktur ADRO Boy Garibaldi Thohir perseroan optimis ekonomi Indonesia akan terus tumbuh, khususnya akan peningkatan produksi batubara perseroan. Meskipun demikian, target yang diusung ADRO tidak muluk-muluk, atau naik 2-3 juta ton di tahun depan.
"Tahun depan akan tumbuh, ga banyak. Ya sekitar 2-3 juta ton, jadi sekitar 47-48 juta ton," ungkap Boy Thohir kepada detikFinance di Jakarta, Minggu
(29/8/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Boy Thohir pun mengaku Kuasa Pertambangan (KP) yang dimiliki perseroan mengalami sedikit ganggugan. "So far masih sesuai, on track dan (produksi) berjalan proporsional. Memang agak terganggu," jelasnya.
Hingga paruh pertama tahun 2010 saja, perseroan telah mencatat produksi 21,62 juta ton atau meningkat 20,17% dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang hanya 17,83 juta ton. Dimana total batubara yang terangkut mencapai 21,62 juta ton, naik 20% dari tahun lalu yang hanya 17,99 juta ton.
Volume penjualan batubara ADRO juga tumbuh 21,98% dari 17,83 juta ton di semester I-2009 menjadi 21,75 juta ton. Sementara itu, pencapaian pengerukan lapisan tanah, juga meningkat 12% menjadi 106,66 mbcm, dari capaian paruh pertama tahun lalu yang 95,48 mbcm.
(wep/hen)











































