Menurut Analis Recapital Securities, Agustini Hamid, pada perdagangan awal pekan depan, IHSG bakal cenderung melemah setelah pada Jumat (27/8/2010) lalu indeks ditutup melemah 40,402 poin (1,28%) ke level 3104,733. Indeks LQ 45 juga melemah 8,999 (1,51%) ke level 586,680.
"Kalau melihat penutupan kemarin, support mencapai 3.050 dan ressistance 3.120," ungkap Agustini kepada detikFinance di Jakarta Minggu (29/8/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bursa Wall Street pekan ini memang terpuruk setelah sebelumnya Bank Sentral AS (Federal Reserve) mengingatkan proses pemulihan ekonomi AS telah melambat sehingga diperlukan stimulus tambahan.
"Market bergerak mix. Kita belum tahu mengarah kemana bank sentral. Apalagi pengumuman ekonomi Bank Sentral AS yang ternyata dibawah ekspektasi," jelasnya.
Selain faktor eksternal, IHSG memang cenderung lesu lantaran makin dekatnya Hari Raya Lebaran. Volume perdagangan pun telah berada di bawah rata-rata harian biasa sebelum bulan Ramadhan, yakni sekitar Rp 1-2 triliun.
"Saat ini kan sudah dekat lebaran, jadi pasar cenderung turun. Sudah bisa terlihat dari awal-awal," katanya.
(wep/hen)










































