"Beberapa hari setelah IPO ada transfer sebesar Rp 5 miliar menggunakan dana hasil IPO. Kelihatannya transfer itu ditujukan ke rekening di Optima untuk transaksi saham," ujar sumber detikFinance, Senin (30/8/2010).
Meski sumber belum mengetahui pasti dana tersebut digunakan untuk melakukan transaksi saham apa saja. Namun yang jelas, dana tersebut kini hilang lantaran pemilik Optima membawa lari uang-uang nasabahnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ketika dikonfirmasi, Direktur Penilaian Perusahaan BEI Eddy Sugito menyatakan akan menindaklanjuti dugaan tersebut. BEI sudah menerima data-data yang diberikan sumber terkait dugaan penyelewengan dana IPO RINA.
"Data-data sudah kita terima. Nanti kita telusuri, kalau memang benar akan kita tindak," ujar Eddy.
RINA memperoleh dana IPO total sebesar Rp 33,6 miliar. Dari perolehan tersebut, penggunaan riil yang sesuai prospektus diperkirakan berkisar antara Rp 4-5 miliar, sedangkan sisanya tak jelas juntrungannya sebesar Rp 28-29 miliar, termasuk dugaan aliran dana ke Optima sebesar Rp 5 miliar. (dro/dnl)











































