Pada penutupan perdagangan Senin, (30/8/2010), IHSG ditutup melemah 5,168 poin (0,16%) ke level 3.099,565. Sedangkan Indeks LQ 45 turun 1,230 poin (0,20%) ke level 585,450.
Koreksi di lantai bursa tampaknya akan kembali berlangsung di tengah bursa-bursa utama dunia yang sedang melemah dan lesu. IHSG pada perdagangan Selasa (31/8/2010) diprediksi akan bergerak melemah dengan volume yang tipis.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kekhawatiran itu menutupi data positif dari kenaikan belanja dan pendapatan konsumen AS. Padahal data menunjukkan belanja konsumen AS naik ke tingkat tercepat dalam 4 bulan terakhir selama Juli, sementara kenaikan pendapatan lebih kecil dari proyeksi.
Pada perdagangan Senin (30/8/2010), indeks Dow Jones ditutup melemah 140,92 poin (1,39%) ke level 10.009,73. Indeks Standard & Poor's 500 juga melemah 15,67 poin (1,47%) ke level 1.048,92 dan Nasdaq melemah 33,66 poin (1,56%) ke level 2.119,97.
Bursa Jepang juga dibuka langsung mengalami koreksi dengan indeks Nikkei kembali turun di bawah level 9.000. Indeks Nikkei-225 mengawali perdagangan Selasa ini dengan penurunan 150,46 poin (1,64%) ke level 8.998,80.
Berikut rekomendasi saham untuk hari ini:
Finan Corpindo Nusa:
Penguatan bursa regional terutama Nikkei pagi ini serta penguatan Wallstreet Jumat lalu menyebabkan IHSG dibuka menguat namun IHSG akhirnya ditutup terkoreksi tipis akibat aksi profit taking investor yang menggunakan momentum ini untuk merealisasikan keuntungan. Untuk Selasa, IHSG diperkirakan akan bergerak mixed di kisaran 3.075 hingga 3.130.
Erdikha Sekuritas:
IHSG ditutup melemah 5.17 point menjadi 3099.57 (-0.17%). Pelemahan sebagian besar saham-saham sektor perbankan menjelang keluarnya data inflasi bulan agustus menjadi salah satu pemicu pelemahan indeks. Pergerakan indeks masih rawan profit taking, sehingga kami perkirakan indeks masih akan bergerak mixed dengan kecendrungan negatif. Indeks kami perkirakan bergerak pada kisaran 3060-3145. Saham rekomendasi kami adalah BTEL, LSIP, dan SGRO.
Panin Sekuritas:
Aksi ambil untung melanda IHSG pada perdagangan sesi sore kemarin sehingga indeks akhirnya ditutup melemah tipis. Investor tampaknya memilih untuk wait and see data inflasi yang akan diumumkan Rabu besok. Meski masih berada dalam pola uptrend, akan tetapi kami melihat beberapa indikator mengindikasikan cenderung melemah. Sementara hari ini kami perkirakan indeks akan bergerak konsolidasi dengan kisaran support-resistance 3.085-3.114.
eTrading Securities:
Pada awal perdagangan IHSG ditutup melemah 5 point (-0.16%) walaupun data GDP dari amerika yang di luar ekspektasi analis yang membawa bursa regional menguat, tetapi IHSG setelah sempat menguat 30 point akhirnya terjadi profit taking yang membawa IHSG melemah, hal ini dikarenakan adanya kebutuhan akan cash pada saat mendekati liburan lebaran tanggal 8 september 2010 dan juga persiapan untuk liburan jangka panjang yang membuat mereka memilih untuk tidak memiliki posisi dan jika kita lihat asing melakukan net buy sebesar 60 milliar dan tercatat paling besar di saham INDF, pada hari ini IHSG berada dalam kisaran 3067 β 3130 dengan saham-saham yang dapat diperhatikan INDF, LSIP,GGRM dan BTEL.
Indopremier Securities:
IHSG hari ini diperkirakan akan bergerak variatif dengan kecenderungan melemah ditengah koreksi lanjutan pasar saham regional. Penurunan volume dan posisi indikator yang bearish seperti stochastic downtrend dan macd dead cross menunjukkan peluang gerak korektif indeks hari ini. Support moving average 20 daily di level 3071 akan coba di test. Ekspektasi range 3071 β 3119. Saham pilihan hari ini TINS, GJTL, BTEL dan ANTM.
(qom/qom)











































