Menurut Direktur Corporate Affair PT Sumber Alfaria Triajaya Tbk (AMRT) Solihin, sebagai sister company dari PT Midi Utama Indonesia mengaku, pihak masih terus berunding secara intersif guna membahas kesiapan listing di Bursa Efek Indonesia (BEI).
"Kita masih bahas terus kesiapannya, antara akhir tahun 2010 atau kuartal I tahun depan," jelasnya saat berbincang di restoran Anglo, Kebayoran Baru Jakarta, Senin (30/8/2010) malam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebagai penjamin emisi (underwritter) atas IPO PT Midi Utama Indonesia, lanjut Solihin, dimungkin sama saat AMRT listing di awal tahun 2009, yakni PT Ciptadana Securities dan PT Indopremier Securities.
"Dana IPO pasti untuk tambah toko. Kita targetkan akan nambah 50-100 gerai Alfa Midi setelah IPO nanti. Untuk Alfa Midi investasinya lebih besar dari Alfamart. Kan luasnya saja beda," kata Solihin.
Untuk satu gerai Alfa Midi, dana yang harus disiapkan mencapai Rp 2 miliar, atau setara dengan investasi 3-4 kali gerai Alfamart. "Untuk lahan kan sekitar 200 meter persegi, bisa kurang atau lebih. Investasi bisa mencapai Rp 2 miliar," paparnya.
BEI sendiri pekan lalu sudah menerima dokumen permohonan IPO dari PT Midi Utama Indonesia. "Saat ini masih kita proses. Proposal sekitar satu minggu lalu. Kemungkinan mereka akan IPO sekitar bulan September atau Oktober 2010," terang Direktur Penilaian Perusahaan BEI, Eddy Sugito.
Â
(wep/dro)











































