IPO Alfa Midi Paling Lambat Triwulan I-2011

IPO Alfa Midi Paling Lambat Triwulan I-2011

- detikFinance
Selasa, 31 Agu 2010 09:14 WIB
IPO Alfa Midi Paling Lambat Triwulan I-2011
Jakarta - PT Midi Utama Indonesia, pengelola jasa toko ritel Alfa Midi, berencana mencatatkan saham perdananya (Initial Public Offering/IPO) paling lambat triwulan I-2011. Dana hasil IPO akan dipergunakan untuk penambahan gerai, yang hingga kini mencapai 240 unit.

Menurut Direktur Corporate Affair PT Sumber Alfaria Triajaya Tbk (AMRT) Solihin, sebagai sister company dari PT Midi Utama Indonesia mengaku, pihak masih terus berunding secara intersif guna membahas kesiapan listing di Bursa Efek Indonesia (BEI).

"Kita masih bahas terus kesiapannya, antara akhir tahun 2010 atau kuartal I tahun depan," jelasnya saat berbincang di restoran Anglo, Kebayoran Baru Jakarta, Senin (30/8/2010) malam.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Karena masih dalam pembahasan, Solihin enggan membeberkan jumlah saham yang ingin perseroan lepas ke publik, beserta target dana yang didapat. "Kalau itu belum. Belum bisa," ungkapnya.

Sebagai penjamin emisi (underwritter) atas IPO PT Midi Utama Indonesia, lanjut Solihin, dimungkin sama saat AMRT listing di awal tahun 2009, yakni PT Ciptadana Securities dan PT Indopremier Securities.

"Dana IPO pasti untuk tambah toko. Kita targetkan akan nambah 50-100 gerai Alfa Midi setelah IPO nanti. Untuk Alfa Midi investasinya lebih besar dari Alfamart. Kan luasnya saja beda," kata Solihin.

Untuk satu gerai Alfa Midi, dana yang harus disiapkan mencapai Rp 2 miliar, atau setara dengan investasi 3-4 kali gerai Alfamart. "Untuk lahan kan sekitar 200 meter persegi, bisa kurang atau lebih. Investasi bisa mencapai Rp 2 miliar," paparnya.

BEI sendiri pekan lalu sudah menerima dokumen permohonan IPO dari PT Midi Utama Indonesia.  "Saat ini masih kita proses. Proposal sekitar satu minggu lalu. Kemungkinan mereka akan IPO sekitar bulan September atau Oktober 2010," terang Direktur Penilaian Perusahaan BEI, Eddy Sugito.


 

(wep/dro)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads