Jelang Lebaran, Alfamart Bidik Kenaikan Omzet 10%

Jelang Lebaran, Alfamart Bidik Kenaikan Omzet 10%

- detikFinance
Selasa, 31 Agu 2010 09:48 WIB
Jelang Lebaran, Alfamart Bidik Kenaikan Omzet 10%
Jakarta - PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT), pemilik merek dagang Alfamart menargetkan peningkatan omzet 10% selama periode hari raya Idul Fitri alias lebaran. Perseroan mencadangkan stok tambahan sebanyak 20%.

"Ini omset harian ya, bisa 10%-an dan akan mencapai puncak pada H-1 sebelum hari raya," ujar Direktur Corporate Affair AMRT Solihin, saat buka bersama di restoran Anglo, Kebayoran Baru Jakarta, Senin (30/8/2010) malam.

Menurutnya, produk yang paling banyak diserbu konsumen adalah produk-produk biskuit dan sirup. Untuk mengantisipasi peningkatan permintaan tersebut, perseroan telah meningkatkan stok barang mereka hingga 20%. "Tidak semua distok lebih. Macam ember kan kita stok normal. Makanan-makanan saja, seperti Biskuit dan Sirup," imbuh Solihin.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Perseroan juga berencana membuka 10 gerai baru di Ho Chi Minh, Vietnam. Langkah tersebut dilakukan untuk memperluas jaringan usaha perseroan di kawasan Asia Tenggara.

"Tim kami terakhir berkunjung untuk maping (memetakan) wilayah mana yang berpotensi untuk dibangun gerai. Akan ada 10 gerai dulu yang akan dibangun," kata Solihin.

Ia menambahkan, saat ini pembicaraan dengan mitra strategis asal Vietnam terus dilakukan. Sehingga akhir kata sepakat, ditargetkan bakal rampung pada bulan September 2010.

"Mungkin September sudah oke. Nanti tinggal bangun, itu tidak perlu waktu lama," ungkapnya.

Ekspansi bisnis yang dilakukan perseroan, sesuai dengan visi perusahaan yang ingin menjadi pemain retail regional dan menciptakan nilai tambah bagi para stakeholder. Namun AMRT hanya akan menjadi investor minoritas. Pasalnya perseroan harus mengikuti peraturan yang berlaku di negara bermata uang Dong ini.

"Karena peraturan, investor asing tidak boleh mayoritas. Kita sih inginnya 100%. Tapi 49% juga sudah bagus. Kita menilai Vietnam punya potensi yang baik untuk tumbuh. Dan nantinya barang-barang Indonesia akan kita jajakan di sana," jelas Solihin.

Sementara itu, hingga akhir tahun 2010 perseroan menargetkan pertumbuhan 10-15%Β  atau memperoleh pendapatan Rp 12 triliun, dengan laba bersih Rp 200 miliar. Untuk mencapai hal ini, Alfamart akan terus menambah gerai di Indonesia yang hingga kini berjumlah 4.400 gerai.

"Kalau sampai April gerai kita 3.700. Agustus 4.400. Kalau lihat pertumbuhannya akhir tahun bisa 5.000 gerai, mudah-mudahan," papar Solihin.



(wep/dro)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads