Laba Adaro Merosot 48,73%

Laba Adaro Merosot 48,73%

- detikFinance
Selasa, 31 Agu 2010 10:01 WIB
Laba Adaro Merosot 48,73%
Jakarta - PT Adaro Energy Tbk (ADRO) mencatat penurunan laba bersih sebesar 48,73% di semester I-2010 menjadi Rp 1,153 triliun dari posisi yang sama tahun lalu, Rp 2,249 triliun. Penurunan pendapatan, penguatan rupiah dan peningkatan beban bunga menjadi penyebab menurunnya laba bersih perseroan.

Demikian disampaikan dalam laporan keuangan perseroan, Selasa (31/8/2010).

Pendapatan usaha perseroan mencapai Rp 11,985 triliun atau turun 7,07% dibandingkan periode yang sama tahun lalu, Rp 12,897 triliun. Pada saat yang sama, volume penjualan ADRO mencatat pertumbuhan 22% atau setara dengan 21,75 juta ton.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Beban pokok pendapatan perseroan meningkat 7,86% dari Rp 7,452 triliun di semester I-2009 menjadi Rp 8,038 di semester I-2010. Dengan demikian maka laba kotor perseroan hingga Juni 2010 sebesar Rp 3,947 triliun atau turun 27,49% dari periode sebelumnya, Rp 5,444 triliun.

Laba usaha juga ikutan turun 27,6% dari Rp 4,931 triliun pada periode Januari-Juni 2009 menjadi Rp 3,570 triliun. Dengan demikian laba bersih perseroan mencapai Rp 1,153 triliun, turun sebesar 48,73%  dari posisi yang sama tahun lalu, Rp 2,249 triliun.

Jika mengacu pada dollar AS, sebagai mata uang dalam aktifitas bisnis, termasuk utang dan penjualan, maka sejatinya laba bersih Adaro hanya turun 38% dari US$ 203 juta menjadi US$ 125 juta. Ini dengan acuan kurs rata-rata Rp 9.189 per dollar AS.

"Penurunan di semester I tahun 2010 telah diperkirakan. Walaupun produksi dan penjualan meningkat dibandingkan semester I-2009, tingkat curah hujan yang tinggi di semester I-2010 (dan terus berlanjut), telah berdampak terhadap pendapatan usaha dan laba bersih.," ujar Presiden Direktur Adaro Energy Garibaldi Thohir di Jakarta, Selasa (31/8/2010).

 

 

(wep/dro)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads