Menurut sumber detikFinance di internal KS menyebut pencapaian laba perseroan hasil audit mencapai Rp 997,75 miliar hingga semester I-2010. Ini berarti, perseroan berhasil memperbaiki kinerja keuangan mereka yang di periode yang sama tahun 2009, membukukan rugi Rp 1,1 triliun.
Dengan demikian maka perseroan memiliki modal berharga saat KS melantai di Bursa efek Indonesia (BEI) pada 10 November 2010. KS sendiri bakal meraup dana sekitar Rp 2,6-3,3 triliun dari hasil pelepasan 19,61% saham mereka ke publik.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Fazwar sebelumnya menyampaikan data pencapaian laba bersih KS hingga Juni 2010 mencapai Rp 800 miliar, dan pendapatan Rp 9 triliun. Dengan hasil laporan keuangan yang telah diaudit tersebut, berarti laba bersih perseroan lebih tinggi 24,71%.
Pencapaian laba ini disebabkan selain volume penjualan, juga permintaan, pengiriman dan tingkat harga baja yang cenderung naik. Fazwar pun menyakini hingga akhir tahun kinerja Krakatau Steel akan lebih baik, dengan pertumbuhan pendapatan hingga dua kali lipat.
"Harapannya dua kali lipat untuk revenue, tapi kalau profit enggak bisa karena ada lebaran, puasa, dan tahun baru. Itu pengaruh terhadap permintaan dan pengiriman. Laba juga didorong penjualan dan harga," katanya waktu itu.
Saham KS pun rencananya akan dijajakan di luar negeri seperi Asia, Eropa dan Amerika Serikat. Dokumen permohonan pencatatan sudah disampaikan ke BEI pekan lalu. Selaku penjamin emisi adalah 3 BUMN sekuritas, yakni PT Mandiri Sekuritas, PT Bahana Securities, dan PT Danareksa Sekuritas.
Â
Â
(wep/dro)











































