Antam Garap Proyek Tayan Awal 2011

Antam Garap Proyek Tayan Awal 2011

- detikFinance
Selasa, 31 Agu 2010 12:16 WIB
Antam Garap Proyek Tayan Awal 2011
Jakarta - PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) akan memulai konstruksi proyek Chemical Grade Alumina (CGA) Tayan pada kuartal pertama tahun 2011. Proyek senilai US$450 juta ini diharapkan dapat mulai produksi secara komersial pada kuartal I-2014.

"Kami targetkan  penyelesaian kontruksi pada Desember 2013. Produksi komersial diharapkan dapat dimulai pada kuartal pertama tahun 2014," ujar Corporate Secratary ANTM Bimo Budi Satriyo dalam siaran persnya yang diterima detikFinance, Selasa (31/8/2010).

Perseroan sendiri telah menandatangani kontrak Engineering, Procurement and Construction (EPC) proyek tersebut.  Penandatanganan kontrak EPC dilakukan oleh PT Indonesia Chemical Alumina (PT ICA) dengan konsorsium unincorporated PT Wijaya Karya (Persero) Tbk, Tsukishima Kikai Co. Ltd. dan PT Nusantara Energi Abadi (Nusea) sebagai kontraktor EPC proyek CGA Tayan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

PT ICA merupakan perusahaan patungan Antam dengan Showa Denko K.K. (SDK) dari Jepang. Antam memiliki 80% saham PT ICA sementara sisa 20% saham dimiliki oleh SDK. Proyek CGA Tayan, yang berlokasi di Tayan, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, akan meningkatkan nilai pada cadangan bauksit Antam yang berjumlah besar.

Proyek CGA Tayan akan memproduksi 300.000 ton CGA per tahun. Output produksi sebesar 200.000 ton CGA akan digunakan SDK sebagai pengganti output CGA dari pabrik miliknya di Yokohama. Sementara 100.000 ton CGA akan dijual di pasar Indonesia.

Produk-produk CGA digunakan diantaranya untuk memproduksi material berdaya guna dan material elektronik. Aluminium hidroksida, Produk intermediary dalam produksi alumina, digunakan dalam proses pemurnian air.

Proyek CGA Tayan memiliki nilai proyek sekitar US$450 juta. Struktur pendanaan proyek dapat berupa pendanaan eksternal dan internal.

"Tanggal efektif kontrak EPC tergantung pada beberapa faktor, diantaranya adalah penyelesaian financial close," jelasnya.

 

 

(epi/dro)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads