IHSG dibuka turun tipis ke level 3.081,487 dan kemudian langsung balik arah menguat ke level 3.115,409, naik 34 poin dari penutupan kemarin di level 3.081,884.
Sejak awal perdagangan, IHSG langsung menguat cukup tinggi. Penguatan bursa-bursa regional Asia ikut memberikan konfidens pasar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jajaran saham-saham yang mengalami koreksi didominasi saham-saham lapis dua dan tiga. Saham-saham unggulan memenuhi jajaran saham yang menguat. Transaksi asing juga mencatat pembelian bersih (foreign net buy) sebesar Rp 21 miliar.
Pada penutupan perdagangan Sesi I Rabu, (1/9/2010), IHSG ditutup naik 31,502 poin (1,02%) ke level 3.113,396. Sedangkan Indeks LQ 45 menguat 7,054 poin (1,21%) ke level 588,368.
Perdagangan berjalan cukup ramai dengan frekuensi transaksi di seluruh pasar mencapai 47.945 kali pada volume 3,422 miliar lembar saham senilai Rp 2,632 triliun. Sebanyak 114 saham naik, 57 saham turun dan 85 saham stagnan.
Bursa-bursa regional seluruhnya menguat:
- Indeks Shanghai naik tipis 3,59 poin (0,14%) ke level 2.642,38.
- Indeks Hang Seng menguat 80,17 poin (0,39%) ke level 20.616,66.
- Indeks Nikkei 225 naik 95,46 poin (1,08%) ke level 8.919,52.
- Indeks Straits Times naik 22,79 poin (0,77%) ke level 2.973,12.
Saham-saham yang menguat tinggi dan masuk dalam jajaran top gainers diantaranya Astra International (ASII) naik Rp 1.100 ke Rp 48.700, Indomobil (IMAS) naik Rp 700 ke Rp 4.525, Gudang Garam (GGRM) naik Rp 700 ke Rp 40.100, BRI (BBRI) naik Rp 250 ke Rp 9.550.
Sementara saham-saham yang mengalami penurunan di jajaran top losers antara lain Hp 19.600, Malindo (MAIN) turun Rp 150 ke Rp 1.150, Indo Tambang (ITMG) turun Rp 100 ke Rp 39.100, BNI (BBNI) turun Rp 75 ke Rp 3.400.
Â
Â
(dro/qom)











































