Mengawali perdagangan, Kamis (2/9/2010), IHSG dibuka naik ke level 3.135,707 dan melanjutkan penguatan ke level 3.159,724, melesat 24 poin dari penutupan kemarin di level 3.135,316.
Pada perdagangan pre-opening, IHSG menguat 13,691 poin (0,43%) ke level 3.149,007. Indeks LQ45 juga naik 3,478 poin (0,58%) ke level 596,861.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Penguatan lanjutan seluruh bursa regional memberikan dorongan penguatan pada IHSG. Indeks Dow Jones Industrial Average (DJIA) dittup naik lebih dari 2% melanjutkan penguatan bursa-bursa Eropa yang juga rata-rata naik di atas 2%.
Pada perdagangan pagi ini, bursa-bursa saham Asia menguat cukup tinggi. Indeks Nikkei 225 kembali menembus level 9.000 setelah berkutat di zona 8.800-8.900 selama beberapa hari perdagangan. Indeks Strait Times pun kembali menembus level 3.000.
Namun tekanan jual pada saham-saham sektor pertambangan bakal menjadi halangan utama IHSG untuk menanjak tinggi. Indeks saham pertambangan satu-satunya yang melemah pada perdagangan pagi ini, dipicu oleh koreksi tajam saham Indo Tambang lebih dari 6%.
IHSG diperkirakan bergerak dalam kisaran 3.067 hingga 3.150. Hingga pukul 09.35, IHSG tercatat naik 16,004 poin (0,51%) ke level 3.151,320.
Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar AS dibuka stagnan di level 9.010
Bursa-bursa Asia seluruhnya menguat cukup tinggi pada perdagangan pagi ini:
- Indeks Shanghai menguat 14,40 poin (0,55%) ke level 2.637,28.
- Indeks Hang Seng menguat tajam 242,64 poin (1,18%) ke level 20.866,47.
- Indeks Nikkei-225 melesat 108,70 poin (1,22%) ke level 9.035,72.
- Indeks Strait Times naik 17,63 poin (0,59%) ke level 3.000,46.
(dro/dro)











































