Demikian disampaikan Corporate Secretary SIPD, Elies Lestari Setiawan dalam siaran persnya, Jumat (3/9/2010).
Penandatangan perjanjian telah dilakukan pada 2 September 2010. Dana pinjaman sebesar Rp 84 miliar itu akan digunakan untuk modal kerja unit bisnis potong ayam sebesar Rp 20 miliar, investasi penambahan fasilitas di rumah potong ayam sebesar Rp 14 miliar serta investasi pembukaan gerai daging ayam segar Belmart Rp 50 miliar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mengingat tingkat leverage masih relatif rendah, dibawah rasio 1 kali, maka pembiayaan melalui sektor perbankan merupakan alternatif terbaik bagi perusahaan untuk memenuhi kebutuhan pendanaan," jelas Elies.
Â
Â
(dro/qom)











































