IHSG Cetak Rekor Tertinggi Baru di 3.164

IHSG Cetak Rekor Tertinggi Baru di 3.164

- detikFinance
Jumat, 03 Sep 2010 16:10 WIB
IHSG Cetak Rekor Tertinggi Baru di 3.164
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup naik tajam 42 poin dan berhasil mencetak rekor tertinggi baru di level 3.164. Saham-saham unggulan kompak menguat dipimpin penguatan saham Gudang Garam (GGRM) lebih dari 10% mendekati Rp 50.000.

Mengawali perdagangan, IHSG dibuka naik ke level 3.122,246 dan kemudian lanjut menguat tajam ke level 3.164,277, melesat 42 poin dari penutupan kemarin di level 3.122,149.

Aksi beli massif terjadi sejak awal perdagangan. Daya beli begitu kuat dan tidak memberikan peluang bagi IHSG menyentuh zona merah. Saham-saham unggulan di segala sektor diburu investor, terutama yang mengalami koreksi tajam pada perdagangan kemarin. Saham Gudang Garam (GGRM) melesat tajam lebih dari 10%

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Penguatan indeks saham sektor konsumsi memimpin laju kenaikan di atas 2%, diikuti dengan penguatan indeks saham pertambangan, keuangan, perdagangan, manufaktur dan industri dasar. Sisanya menguat tipis.

Namun secara umum, hanya beberapa saham unggulan saja yang mengalami koreksi. Saham-saham lapis dua dan tiga memenuhi jajaran saham-sahamyang melemah, sedangkan jajaran saham-saham yang menguat dipenuhi saham-saham unggulan.

Sementara sentimen bursa-bursa regional masih labil lantaran bursa-bursa wall street tadi malam juga bergerak labil. BUrsa-bursa Eropa pun dibuka dalam tren yang tidak menentu.

Kendati demikian, IHSG menguat cukup tajam dan berhasil mencetak rekor tertinggi baru di level 3.164,277. Rekor penutupan tertinggi IHSG sebelumnya terjadi pada perdagangan 26 Agustus 2010 di level 3.145,135.

Transaksi asing juga mencatat pembelian bersih (foreign net buy) sebesar Rp 182,339 miliar.

Pada penutupan perdagangan Jumat, (3/9/2010), IHSG ditutup melesat 42,128 poin (1,34%) ke level 3.164,277. Sedangkan Indeks LQ 45 naik 8,148 poin (1,38%) ke level 597,916.

Perdagangan berjalan cukup ramai dengan frekuensi transaksi di seluruh pasar 94.902 kali pada volume 4,812 miliar lembar saham senilai Rp 4,128 triliun. Sebanyak 127 saham naik, 71 saham turun dan 84 saham stagnan.

Bursa-bursa Asia bergerak variatif dengan kecenderungan melemah tipis:

  • Indeks Shanghai turun tipis 0,38 poin (0,01%) ke level 2.655,39.
  • Indeks Hang Seng menguat 102,58 poin (0,49%) ke level 20.971,50.
  • Indeks Nikkei-225 naik 51,29 poin (0,57%) ke level 9.114,13.
  • Indeks Strait Times naik tipis 6,96 poin (0,23%) ke level 2.993,62.


Saham-saham yang menguat tinggi dan masuk dalam jajaran top gainers diantaranya Gudang Garam (GGRM) naik Rp 4.55 ke Rp 48.000, Indomobil (IMAS) naik Rp 1.150 ke Rp 7.100, Indo Tambang (ITMG) naik Rp 900 ke Rp 38.000, HM Sampoerna (HMSP) naik Rp 800 ke Rp 21.250, Indocement (INTP) naik Rp 400 ke Rp 18.150.

Sementara saham-saham yang mengalami penurunan di jajaran top losers antara lain PGN (PGAS) turun Rp 100 ke Rp 3.800, Hexindo (HEXA) turun Rp 50 ke Rp 5.150, Bank Danamon (BDMN) turun Rp 50 ke Rp 5.250, Astra International (ASII) turun Rp 50 ke Rp 50.000.

 

 
(dro/qom)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads