IHSG dibuka naik ke level 3.164,473 dan kemudian menguat tajam hingga sempat menyentuh level 3.204,616, melesat 40 poin dari penutupan akhir pekan lalu di level 3.164,277.
Sejak awal perdagangan, IHSG langsung melesat cukup tinggi dan terus melanjutkan penguatan seiring dengan tren penguatan bursa-bursa regional. Menjelang lebaran, investor memutuskan mengambil posisi untuk mengamankan portofolionya sebelum memasuki periode cuti bersama.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Transaksi asing juga mencatat pembelian bersih (foreign net buy) cukup besar Rp 564,714 miliar.
Pada penutupan perdagangan Sesi I Senin, (6/9/2010), IHSG ditutup melesat 35,390 poin (1,11%) ke level 3.199,667. Sedangkan Indeks LQ 45 naik 6,240 poin (1,04%) ke level 604,156.
Perdagangan berjalan cukup ramai dengan frekuensi transaksi di seluruh pasar 50.818 kali pada volume 1,765 miliar lembar saham senilai Rp 2,211 triliun. Sebanyak 129 saham naik, 54 saham turun dan 79 saham stagnan.
Bursa-bursa Asia seluruhnya menguat cukup tinggi:
- Indeks Shanghai naik 26,07 poin (0,98%) ke level 2.681,46.
- Indeks Hang Seng melesat 277,45 poin (1,32%) ke level 21,248,95.
- Indeks Nikkei-225 naik tajam 136,60 poin (1,50%) ke level 9.250,26.
- Indeks Strait Times menguat tipis 7,44 poin (0,25%) ke level 3.010,00.
Saham-saham yang menguat tinggi dan masuk dalam jajaran top gainers diantaranya Bir Bintang (MLBI) naik Rp 15.000 ke Rp 195.000, Astra International (ASII) naik Rp 1.600 ke Rp 51.600, Indomobil (IMAS) naik Rp 1.400 ke Rp 8.500, BTPN naik Rp 400 ke Rp 10.600.
Sementara saham-saham yang mengalami penurunan di jajaran top losers antara lain Gudang Garam (GGRM) turun Rp 1.050 ke Rp 46.950, Indocement (INTP) turun Rp 350 ke Rp 18.700, Mayora (MYOR) turun Rp 300 ke Rp 10.100, Sarana Menara (TOWR) turun Rp 300 ke Rp 6.500.
Â
Â
(dro/qom)











































