Demikian disampaikan Senior Manager Relation Division PT Medco Energy International Tbk, Aditya Mandala di Jakarta, Senin (6/9/2010) malam.
Aditya menjelaskan, kasus pencurian minyak ini diduga telah dilakukan pelaku sejak bulan Juni 2010. Dimana terdapat oknum yang melubangi pipa wilayah operasi Medco EP (MEPI), dengan terhubung ke salah satu tangki milik perseroan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meskipun telah diketahui terjadi tindakan kriminal berupa pencurian minyak oleh oknum tertentu, perseroan belum menegaskan jumlah pasti minyak yang tersedot dan menjadi kerugian Medco. "Hilangnya perhitungannya cukup banyak. Kerugian crude oil mencapai lebih dari 3000 barel," tambahnya.
Medco pun telah melaporkan hal ini kepada Polda Sumatera Selatan dan Badan Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (BPMIGAS), untuk dilakukan penyidikan lebih lanjut.
"Saat ini patroli sepanjang jalur pipa aktif dilakukan petugas security Medco dan Kepolisian setempat," kata Aditya.
(wep/ang)











































