Meski dibayangi aksi profit taking menjelang libur lebaran, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat 15 poin. IHSG kembali mencetak rekor baru setelah kemarin ditutup menguat 52 poin ke level 3.200.
Sementara nilai tukar Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat (AS) dibuka melemah menembus level Rp 9.000 atau tepatnya di level Rp 9.005/US$ dibandingkan penutupan kemarin di Rp 8.995/US$.
Pada perdagangan preopening, IHSG dibuka menguat 9,113 poin (0,28%) ke level 3.226,261. Indeks LQ 45 juga naik 2,314 poin (0,38%) ke level 609,512.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tak berhenti sampai di situ, hingga pukul 09.35 waktu JATS, IHSG terus menanjak 19,594 poin (0,61%) ke level 3.236,742. Sementara Indeks LQ 45 naik 3,179 poin (0,52%) ke level 610,377.
Kemarin, IHSG menguat tajam hingga 52 poin sejalan masuknya investasi asing Rp 1 triliun mendorong IHSG menembus level 3.200 dan mencetak rekor tertinggi baru.
Pada perdagangan hari ini yang merupakan hari terakhir sebelum libur panjang lebaran, diperkirakan investor lokal akan memanfaatkan momentum ini untuk melakukan profit taking. Sehingga ada kemungkinan IHSG akan terkoreksi hingga sore nanti.
Bursa-bursa regional dibuka variatif pagi ini. Berikut kondisi bursa regional pagi ini:
- Indeks Komposit Shanghai naik 3,01 poin (0,11%) ke level 2.699,26.  Â
- Indeks Hang Seng naik 62,20 poin (0,29%) ke level 21.417,97.
- Indeks Nikkei 225 turun 20,23 poin (0,22%) ke level 9.281,09
- Indeks Straits Times turun 8,60 poin (0,28%) ke level 3.025,98.
Sementara nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS dibuka melemah menembus level Rp 9.000 atau tepatnya di level Rp 9.005/US$ dibandingkan penutupan kemarin di Rp 8.995/US$.











































