Hal ini terungkap dalam laporan keuangan semester I-2010 yang diserahkan oleh Direktur Utama BNBR Gafur Sulistyo Umar kepada Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (7/9/2010).
Dari laporan tersebut, sebenarnya pendapatan usaha perseroan mengalami peningkatan, dari Rp 3,46 triliun di semester I-2009 menjadi Rp 6,033 triliun di semester I-2010.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kenaikan beban pokok ini membuat laba kotor perseroan tercatat naik tipis menjadi Rp 2,037 triliun, dari Rp 1,79 di semester I-2009.
Pdaa semester I-2010, beban bunga utang perseroan menggelembung dari Rp 171,071 miliar di semester I-2009 menjadi Rp 908,06 miliar.
Ini juga akibat kenaikan jumlah utang perseroan yang cukup besar dari Rp 15,23 triliun di semester I-2009, menjadi Rp 27,52 triliun di semester I-2010.
(dnl/qom)











































