Pada perdagangan Selasa (14/9/2010) di bursa Tokyo, yen kembali menguat ke titik tertingginya dalam 15 tahun terakhir atas dolar AS.
Penguatan yen terjadi setelah Perdana Menteri Jepang Naoto Kan memenangkan pemilihan pimpinan partai. Dengan kemenangannya sebagai pemimpin Democratic Party of Japan (DPJ), berarti posisi Kan sebagai PM akan tetap aman.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Penguatan yen yang tajam itupun pada akhirnya menggerus bursa Jepang. Investor khawatir penguatan yen bisa berpengaruh pada kinerja perusahaan-perusahaan.
Namun sebagian bursa Asia lainnya bergerak menguat seiring beragamnya isu korporasi. Sementara bursa Indonesia masih libur perdagangan dan aktif lagi pada Rabu besok.
Pergerakan bursa Asia hingga Selasa petang ini adalah:
- Indeks Komposit Shanghai menguat 0,20 poin (0,01%) ke level 2.688,52.
- Indeks Hang Seng menguat 37,69 poin (0,17%) ke level 21.696,04.
- Indeks Nikkei-225 melemah 22,51 poin (0,24%) ke level 9.299,31.
- Indeks Straits Times melemah 18,16 poin (0,59%) ke level 3.048,65.
- Indeks Komposit Seoul melemah 3,61 poin (0,20%) ke level 1.815,25.











































