Pada perdagangan Rabu (15/9/2010), IHSG ditutup menguat hingga 126,144 poin (3,90%) ke level 3.357,032. Indeks LQ 45 menguat 28,567 poin (4,96%) ke level 638,054. Penguatan IHSG terutama disebabkan aksi pembelian massal di awal perdagangan yang langsung mengangkat IHSG lebih dari 100 poin (3%).
Libur sepekan membuat investor begitu bersemangat memburu saham-saham unggulan. Kenaikan IHSG kemarin ditopang oleh penguatan indeks saham aneka industri yang naik 6% lebih, kemudian indeks saham perbankan yang naik 5%.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Secara teknikal pergerakan indeks mulai memasuki zona overbought, sehingga kenaikannya akan terbatas," demikian rekomendasi dari Erdikha Sekuritas yang dikutip Kamis (16/9/2010).
Dana asing masuk secara massif di lantai bursa, posisi pembelian bersih (net buy) asing kemarin mencapai Rp 2,2 triliun, terbagi menjadi dua, yakni sebesar Rp 1 triliun pada sesi I yang mengangkat IHSG lebih dari 100 poin, kemudian sebesar Rp 1,2 triliun sisanya masuk di sesi II dengan menopang kenaikan 26 poin.
Data ini mengindikasikan ada banyak sekali dana yang masuk pada level di atas 3.300, sehingga kemungkinan besar mereka akan kembali mendorong IHSG naik ke atas. Namun, mereka akan berhadapan dengan aksi profit taking dari investor-investor yang masih menahan portofolionya sebelum libur lebaran.
Sementara Bursa Wall Street pada perdagangan Rabu (15/9/2010), indeks Dow Jones Industrial Average (DJIA) ditutup menguat tipis 0,44% ke 10.572, sedangkan indeks Nasdaq menguat 0,50% ke 2.301 dan indeks S&P ditutup naik 0,35% ke 1.125.
Berikut rekomendasi saham untuk hari ini:
Finan Corpindo Nusa:
Pada hari pertama perdagangan bursa setelah libur panjang Lebaran, IHSG ditutup mencapai rekor tertinggi baru dengan level psikologis 3.000. Kenaikan signifkan 3,9% dipicu oleh masuknya dana asing ke bursa Indonesia dimana asing membukukan net buying Rp 2,2 triliun.
Kenaikan IHSG hari ini juga didorong oleh penguatan bursa Asia terutama Jepang setelah Pemerintah Jepang mengumumkan akan melakukan intervensi atas penguatan yen untuk pertama kalinya sejak tahun 2004. Untuk Kamis, IHSG diperkirakan akan bergerak di kisaran 3.300 hingga 3.380.
Erdikha Sekuritas:
IHSG kembali berhasil mencetak rekor tertinggi setelah ditutup menguat 126.14 point menjadi 3357.03 (3.9%). Kenaikan seluruh sektor saham yang dipimpin oleh sektor Ragam Industri menjadi penopang penguatan indeks. Kenaikan harga komoditas juga menjadi sentimen positif bagi pergerakan IHSG.
Secara teknikal pergerakan indeks mulai memasuki zona overbought, sehingga kenaikannya akan terbatas. Pegerakan indeks kami perkirakan berkisar antara 3273-3390. Saham rekomendasi kami adalah SMCB, TINS, dan PGAS.
Reliance Securities:
IHSG menembus level psikologis 3300 di tutup pada level 3357 yang mengalami penguatan sebesar 3.9% dengan YTD 32.5%. Penguatan IHSG di motori oleh ASII, BBCA, BMRI dan BBRI. IHSG diperkirakan masih akan menguat terbatas dengan kisaran perdagangan di level 3304-3387. rekomendasi: PGAS, TLKM, BBRI, ADRO, PTBA, INDF. (dro/dnl)











































