IHSG Diselamatkan Aksi Beli Asing Rp 800 Miliar

IHSG Diselamatkan Aksi Beli Asing Rp 800 Miliar

- detikFinance
Kamis, 16 Sep 2010 16:08 WIB
IHSG Diselamatkan Aksi Beli Asing Rp 800 Miliar
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akhirnya hanya ditutup turun 15 poin setelah sempat anjlok 40 poin tadi pagi. Masuknya dana asing Rp 800 miliar mendorong aksi beli massif di akhir perdagangan.

Mengawali perdagangan, IHSG dibuka naik tipis ke level 3.357,130 dan kemudian berbalik arah hingga sempat menyentuh level 3.317,795, melorot 40 poin dari penutupan kemarin di level 3.357,032.

Laju perdagangan hari ini dipenuhi tekanan jual pada sebagian besar saham unggulan, terutama yang telah mengalami kenaikan tajam pada perdagangan kemarin. Seluruh indeks saham sektoral terjerembab di zona merah kecuali indeks saham pertambangan dan properti.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Koreksi indeks saham aneka industri memimpin laju penurunan lantaran anjloknya saham Astra International (ASII) lebih dari 4%, diikuti koreksi indeks saham konsumsi dan lainnya.

Namun saham-saham sektor pertambangan masih dikoleksi investor bersamaan dengan perburuan saham-saham lapis dua yang menguat cukup tinggi pada perdagangan hari ini. Koreksi saham-saham raksasa menyebabkan persentase indeks LQ45 menurun lebih dalam dari IHSG yang ditahan oleh penguatan saham tambang dan lapis dua.

Sementara bursa-bursa regional yang didominasi koreksi juga memberikan sentimen negatif pada IHSG. Indeks saham Eropa juga sebagian besar melemah pada awal perdagangan hari ini.

Menjelang penutupan pasar, terjadi pengangkatan harga secara massif sehingga meminimalisir koreksi IHSG. Dana asing masuk cukup besar pada perdagangan hari ini.

Transaksi asing masih mencatat pembelian bersih (foreign net buy) cukup besar Rp 827,976 miliar. Pada perdagangan kemarin, net buy asing mencapai Rp 2,2 triliun.

Pada penutupan perdagangan Kamis, (17/9/2010), IHSG ditutup melemah 15,400 poin (0,45%) ke level 3.341,632. Sedangkan Indeks LQ 45 juga turun 5,002 poin (0,78%) ke level 633,052.

Perdagangan berjalan sangat ramai dengan frekuensi transaksi di seluruh pasar 134.537 kali pada volume 6,139 miliar lembar saham senilai Rp 6,042 triliun. Sebanyak 122 saham naik, 89 saham turun dan 79 saham stagnan.

Bursa-bursa Asia didominasi pelemahan:


  • Indeks Shanghai turun 50,04 poin (1,89%) ke level 2.602,47.
  • Indeks Hang Seng melemah 34,19 poin (0,16%) ke level 21.691,45.
  • Indeks Nikkei-225 turun tipis 7,06 poin (0,07%) ke level 9.509,50.
  • Indeks Strait Times menguat tipis 2,34 poin (0,08%) ke level 3.073,37.


Saham-saham yang menguat tinggi dan masuk dalam jajaran top gainers diantaranya Petrosea (PTRO) naik Rp 3.800 ke Rp 22.800, BRI (BBRI) naik Rp 600 ke Rp 10.700, Charoen Pokphand (CPIN) naik Rp 450 ke Rp 7.650, Timah (TINS) naik Rp 300 ke Rp 2.825, Indo Tambang (ITMG) naik Rp 250 ke Rp 38.600.

Sementara saham-saham yang mengalami penurunan di jajaran top losers antara lain Astra International (ASII) turun Rp 2.500 ke Rp 55.300, Indomobil (IMAS) turun Rp 1.600 ke Rp 6.600, United Tractors (UNTR) turun Rp 750 ke Rp 20.100, Gudang Garam (GGRM) turun Rp 500 ke Rp 45.500, Bukit Asam (PTBA) turun Rp 350 ke Rp 18.900.

 

 

(dro/dnl)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads