Pada penutupan perdagangan Senin, (20/9/2010), IHSG ditutup melemah 13,671 poin (0,40%) ke level 3.370,982. Sedangkan Indeks LQ 45 juga turun 4,703 poin (0,73%) ke level 634,599.
Setelah koreksi tersebut, IHSG masih dalam posisi yang rawan koreksi. Kendati potensi penguatan IHSG masih ada selama perdagangan Selasa (21/9/2010) ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Indeks masih rawan terkoreksi, pergerakannya dalam jangka pendek cenderung mixed. Pergerakan indeks kami perkirakan berkisar antara 3310-3403," ulas Erdikha Sekuritas dalam rekomendasinya.
Sentimen positif datang dari penguatan bursa-bursa utama dunia. Bursa Wall Street melesat ke titik tertingginya dalam 4 bulan terakhir, dipicu optimisme investor setelah adanya kabar yang menyebutkan resesi di AS secara resmi sudah berakhir sejak Juni 2009.
Pada perdagangan Senin (20/9/2010), indeks Dow Jones ditutup menguat 145,77 poin (1,37%) ke level 10.753,62. Indeks Standard & Poor's 500 juga mengat 17,12 poin (1,52%) ke level 1.142,71 dan Nasdaq menguat 40,22 poin (1,74%) ke level 2.355,83.
Sementara Bursa Jepang yang baru saja libur panjang juga langsung menguat. Indeks Nikkei-225 mengawali perdagangan Selasa dengan kenaikan 74,79 poin (0,78%) ke level 9.700,88.
Berikut rekomendasi saham untuk hari ini:
eTrading Securities:
Pada perdagangan hari Senin (20/9) IHSG ditutup melemah 0.4% ke level 3,370.98. Penguatan IHSG pada hari kemarin kembali dipimpin oleh grup B7 dan saham-saham second liner. Asing tercatat melakukan net buy sebesar 61 miliar dimana pembelian banyak terjadi pada sektor coal mining, metal dan semen.
Untuk rekomendasi hari ini, kami melihat saham B7 serta saham second liner masih layak untuk dicermati. IHSG kami perkirakan bergerak pada kisaran 3,340 β 3,400, kami melihat indeks berpotensi bergerak terbatas dengan menunggu hasil pertemuan oleh The Fed pada hari ini yang akan membahas kebijakan moneter di negara tersebut. Saham pilihan untuk hari ini adalah BNBR, BBKP dan NIKL.
Kresna Graha Sekurindo:
Minimnya katalis hari ini membuat sebagian pelaku pasar mulai melakukan profit taking sehingga IHSG berada di teritory negative. Stochastic dan RSI menunjukkan sebagian big cap telah berada di area jenuh beli sehingga rawan koreksi.Β Untuk hari ini IHSG diperkirakan bergerak di kisaran 3,330-3,415 dengan UNVR dan AALI.
Erdikha Sekuritas:
IHSG ditutup melemah 13.67 point menjadi 3370.98 (-0.40%). Saham-saham sektor perbankan menjadi salah satu pemicu pelemahan indeks, Namun kenaikan saham grup Bakrie dan sektor konsumsi membuat pelemahan indeks tidak dalam. Indeks masih rawan terkoreksi, pergerakannya dalam jangka pendek cenderung mixed. Pergerakan indeks kami perkirakan berkisar antara 3310-3403. Saham-saham sektor konsumsi masih menarik untuk dikoleksi.
Finan Corpindo Nusa:
Aksi profit taking sejumlah saham unggulan seperti PGAS, ASII dan BMRI menyebabkan IHSG terkoreksi namun aksi beli saham-saham Grup Bakrie berhasil menahan penurunan indeks. Untuk Selasa, IHSG diperkirakan bergerak di kisaran 3.345 hingga 3.400.
(qom/qom)











































