Bandung tercatat sebagai provinsi dengan jumlah investor pasar modal terbesar kedua di Indonesia, setelah Jakarta. Namun sayang, dari 24.941 investor yang tercatat baru 3.136 investor yang memiliki kartu Acuan Kepemilikan Sekuritas (AkSes).
Demikian disampaikan Direktur Utama KSEI Ananta Wiyogo dalam rangka sosialisasi kartu AKSes di Hotel Hyatt Regency, Jalan Sumatera, Bandung, Selasa (21/9/2010).
"Hal ini yang menjadi salah satu alasan pemilihan kota Bandung sebagai target sosialisasi AKSes. Fungsi identitas tunggal investor (Single Investor ID) dan fungsi transparasi bagi investor menjadi informasi penting yang disosialisasikan KSEI di kota Bandung," jelas Ananta.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
KSEI terus mengajak investor yang tercatat di 299.457 sub rekening untuk dapat memiliki kartu AKSes. Selain melakukan sosialisasi secara langsung, KSEI juga mendorong Perusahaan Efek (broker) yang tercatat sebagai Anggota Bursa (AB) melakukan hal yang sama.
Selain rangkaian sosialisasi kartu AKSes di kota Bandung, juga diselenggarakan pelatihan songkat kepada perusahaan efek. "Dengan pemahaman yang memadai, para staf perusahaan efek diharapkan memberikan informasi yang tepat mengenai kartu AKSes kepada nasabah," ucapnya.
Jadi, sudahkah urang Bandung memiliki Kartu AKSes?
(wep/ang)
