Keempat agen penjual asing ini dipilih oleh konsorsium Mandiri Sekuritas dan Danareksa Sekuritas.
"Kami berharap keempat perusahaan sekuritas asing itu dapat membantu Bank Mandiri mengoptimalkan pelaksanaan rights issue," ungkap Direktur Finance & Strategy Bank Mandiri Pahala Nugraha Mansury dalam siaran pers yang diterima detikFinance di Jakarta, Selasa (21/09/2010).
Â
Deutsche Bank dan BoA Merrill Lynch akan menjadi joint global coordinator, sedangkan Citigroup dan CLSA akan menjadi joint book-runner.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Â
Bank Mandiri berharap untuk dapat melakukan rights issue sebelum akhir 2010. Rights issue tersebut dimaksudkan untuk memperkuat permodalan Bank mandiri.
Bank Mandiri juga telah menunjuk Melli Darsa & Co sebagai konsultan hukum, dan Sutjipto, SH sebagai Notaris. Sedangkan Kantor Akuntan Publik (KAP) Tanudiredja, Wibisana & Rekan (Pricewaterhouse Cooper) yang telah ditunjuk sebagai KAP pada RUPS Tahunan di bulan Mei 2010 lalu akan melakukan audit Laporan Keuangan Bank Mandiri dalam rangka rights issue.
Â
Dengan selesainya proses penyaringan atas agen penjual asing dan domestik tersebut maka Bank Mandiri telah siap dalam aksi korporasi tersebut. Pelaksanaan rights issue masih menunggu persetujuan dari DPR sehingga target pelaksanaan pada 2010 dapat terealisasi.
Seperti diketahui, Bank Mandiri berencana melaksanakan rights issue dengan target mencapai hingga Rp 15 triliun. Aksi ini akan dilakukan pada kuartal IV-2010.
Namun pelaksanaan rights issue masih menunggu persetujuan dari DPR.
(dru/dnl)











































