Pantauan detikFinance di Gedung DPR-RI, Senayan, Jakarta Rabu (22/09/2010) terlihat hampir seluruh Direksi BNI hadir dalam rapat pembahasan masalah privatisasi tersebut.
Direktur Utama BNI Gatot Suwondo hadir bersama Deputi Bidang Privatisasi Kementerian BUMN Mahmudin Yasin. Hanya Wakil Direktur Utama BNI Felia Salim yang berhalangan hadir.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
BNI sendiri menargetkan bisa meraup dana sekitar hingga Rp 10 triliun dari rights issue tersebut. Aksi korporasi itu diharapkan bisa digelar di semester II-2010 setelah persetujuan DPR-RI.
Jumlah saham yang akan diterbitkan sekitar 13 persen. Saat ini pemerintah menguasai 76 persen kepemilikan saham di bank pelat merah itu. Dengan menerbitkan saham baru sebanyak 13 persen ditambah rencana greenshoe 3 persen, maka BNI sudah bisa menikmati insentif pajak.
Sementara dari target perolehan dana rights issue sebesar Rp 10 triliun, kelihatannya pemerintah akan menggenjot porsi investor asing, mengingat penyerapan investor lokal kurang memiliki kemampuan untuk nilai sebesar itu.
(dru/ang)











































