Ditahan Saham Komoditas, IHSG Hanya Melemah 6 Poin

Ditahan Saham Komoditas, IHSG Hanya Melemah 6 Poin

Angga Aliya ZRF - detikFinance
Kamis, 23 Sep 2010 16:07 WIB
Jakarta -

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) belum berhasil keluar dari zona negatif, ditutup melemah 6 poin. Saham-saham komoditas menjadi penopang kejatuhan indeks.

Membuka perdagangan pagi tadi, IHSG melemah tipis 0,491 poin (0,01%) ke 3.342,852. IHSG sempat ragu-ragu dan bolak-balik di zona merah-hijau tak lama setelah pembukaan bursa.

Pada penutupan perdagangan Sesi I, IHSG masuk zona merah, melemah 17,849 poin atau setara dengan 0,53% ke level 3.325,494.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menutup perdagangan Kamis (23/9/2010), IHSG turun tipis 6,146 poin (0,18%) ke level 3.337,197. Sedangkan Indeks LQ 45 turun 1,155 poin (0,18%) ke level 626,688.

Turunnya IHSG terkena tekanan jual dan profit taking pada saham-saham konsumsi yang kemarin sudah masuk dalam jajaran top gainers. Alhasil, kali ini saham-saham konsumsi masuk dalam top losers.

Untungnya, pelemahan IHSG ini masih bisa ditopang oleh saham-saham komoditas yang masuk dalam jajaran top gainers hingga sore ini.

Perdagangan hari ini berjalan moderat dengan frekuensi transaksi di seluruh pasar 137.409 kali pada volume 8,741 miliar lembar saham senilai Rp 4,905 triliun. Sebanyak 88 saham naik, 105 saham turun dan 74 saham stagnan.

Sementara itu sebagian besar bursa regional libur transaksi pada Kamis ini yakni bursa Jepang, China, Hong Kong dan Korea Selatan. Indeks Straits Times yang pagi tadi masih menguat, sore ini kianmelemah 7,17 (0,23%) poin ke level 3.088,93.    

Saham-saham yang naik cukup tinggi dan masuk dalam jajaran top gainers di antaranya Batubara Bukit Asam (PTBA) naik Rp 600 ke Rp 19.400, Lionmesh (LMSH) naik Rp 525 ke Rp 2.675, Tri Polyta Indonesia (TPIA) naik Rp 450 ke Rp 3.050, dan Astra Agro Lestari (AALI) naik Rp 400 ke Rp 21.650.

Sementara saham-saham yang mengalami penurunan cukup tajam di jajaran top losers antara lain Charoen Pokphand (CPIN) turun Rp 650 ke Rp 7.600, Mayora (MYOR) turun Rp 450 ke Rp 9.750, Indofood (INDF) turun Rp 350 ke Rp 5.400, dan Indocement (INTP) turun Rp 250 ke Rp 18.300.

(ang/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads