"Sebagai negara terbesar di ASEAN, Indonesia layak memilki bank yang dapat bersaing di tingkat regional. Untuk meningkatkan persaingan tersebut Bank Mandiri harus mampu menjadi 5 besar di Asean pada tahun 2014, oleh karenanya membutuhkan penguatan Rasio Kecukupan Modal (CAR)," ujar Wakil Ketua Komisi XI, Achsanul Qasasi kepada detikFinance di Jakarta, Jumat (24/09/2010).
Achsanul menambahkan, Komisi XI mendukung penuh Business Plan sampai 2014 tersebut. "Salah satunya dengan memberikan persetujuan prinsip pada corporate plan Bank Mandiri untuk menggelar rights issue," tambahnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Rights issue ini diharapkan dapat menghasilkan tambahan modal minimum Rp 12 triliun, sehingga CAR dapat terjaga di level 14%-15%Β sampai 2014. Tetapi dengan tetap menjaga portfolio kredit terbesar di sektor Industri," jelasnya.
Selain itu, Dewan berpendapat kondisi pasar saat ini sedang bergairah dan merupakan waktu yang tepat untuk market capitalization.
"Sehingga fungsi intermediasi dapat berjalan maksimal, guna mendukung program pemerintah disektor Industri yang memiliki multiplier efek besar terhadap ekonomi," tukasnya.
Bank Mandiri sendiri telah menunjuk PT Bank Mandiri Tbk telah menunjuk 4 agen penjual asing rights issue-nya yaitu Deutsche Bank, Bank of America (BoA) Merrill Lynch, Citigroup, dan CLSA. Keempat agen penjual asing ini dipilih oleh konsorsium Mandiri Sekuritas dan Danareksa Sekuritas.
(dru/qom)











































