IHSG dibuka naik tipis ke level 3.338,771 dan kemudian melanjutkan penguatan ke level 3.392,879, melesat 55 poin dari penutupan kemarin di level 3.337,197.
Sejak awal perdagangan, aksi beli massif langsung mengangkat harga-harga saham unggulan di segala sektor. Tren penguatan terus berlanjut hingga akhir perdagangan sesi I akhir pekan ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Transaksi investor asing juga mencatat pembelian bersih (foreign net buy) sebesar Rp 286,798 miliar.
Pada penutupan perdagangan Jumat, (24/9/2010), IHSG ditutup menguat 51,580 poin (1,54%) ke level 3.388,777. Sedangkan Indeks LQ 45 juga naik 10,556 poin (1,68%) ke level 637,244.
Perdagangan berjalan ramai dengan frekuensi transaksi di seluruh pasar 71.996 kali pada volume 2,526 miliar lembar saham senilai Rp 2,282 triliun. Sebanyak 135 saham naik, 43 saham turun dan 77 saham stagnan.
Bursa-bursa Asia didominasi pelemahan:
- Indeks Hang Seng naik 79,37 poin (0,36%) ke level 22.143,07.
- Indeks Nikkei 225 merosot 143,36 poin (1,50%) ke level 9.422,96.
- Indeks Strait Times naik tipis 6,09 poin (0,20%) ke level 3.089,22.
- Indeks KOSPI naik tipis 4,37 poin (0,24%) ke level 1.837,38.
Saham-saham yang menguat tinggi dan masuk dalam jajaran top gainers diantaranya Gudang Garam (GGRM) naik 2,34% ke Rp 45.750, Astra International (ASII) naik 1,64% ke Rp 55.750, Indo Tambang (ITMG) naik 1,65% ke Rp 39.900, Bukit Asam (PTBA) naik 3,09% ke Rp 20.000.
Sementara saham-saham yang mengalami penurunan di jajaran top losers antara lain BTPN turun 1,47% ke Rp 10.050, SCTV (SCMA) turun 3,12% ke Rp 3.100, XL Axiata (EXCL) turun 1,88% ke Rp 5.200, Mustika Ratu (MRAT) turun 5,26% ke Rp 540.
Â
Â
(dro/qom)











































