IHSG dibuka naik tipis ke level 3.338,711 dan kemudian melanjutkan penguatan ke level 3.400,563, melesat 63 poin dari penutupan kemarin di level 3.337,197.
Tren penguatan IHSG terjadi sejak awal perdagangan. Aksi beli massif pada saham-saham unggulan di segala sektor berhasil mendongkrak level IHSG cukup tinggi, sempat menyentuh level 3.400.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
IHSG berhasil melampaui rekor penutupan tertinggi di level 3.384,653 pada perdagangan 17 September 2010 dan mencetak rekor baru setelah sempat terkoreksi selama 4 hari perdagangan berturut-turut sepanjang pekan ini.
Transaksi investor asing juga mencatat pembelian bersih (foreign net buy) sebesar Rp 555,157 miliar.
Pada penutupan perdagangan Jumat, (24/9/2010), IHSG ditutup menguat 60,429 poin (1,81%) ke level 3.397,626. Sedangkan Indeks LQ 45 juga naik 12,452 poin (1,98%) ke level 639,140.
Perdagangan berjalan ramai dengan frekuensi transaksi di seluruh pasar kali pada volume miliar lembar saham senilai Rp triliun. Sebanyak saham naik, saham turun dan saham stagnan.
Bursa-bursa Asia sebagian besar menguat dalam rentang tipis:
- Indeks Hang Seng naik 71,72 poin (0,33%) ke level 22.119,43.
- Indeks Nikkei 225 turun 94,65 poin (0,99%) ke level 9.471,67.
- Indeks Strait Times naik tipis 4,63 poin (0,15%) ke level 3.087,76.
- Indeks KOSPI naik 13,97 poin (0,76%) ke level 1.846,60.
Saham-saham yang menguat tinggi dan masuk dalam jajaran top gainers diantaranya Gudang Garam (GGRM) naik 5,59% ke Rp 47.200, Astra International (ASII) naik 2,09% ke Rp 56.000, HM Sampoerna (HMSP) naik 3,20% ke Rp 20.900, Bukit Asam (PTBA) naik 2,57% ke Rp 19.900.
Sementara saham-saham yang mengalami penurunan di jajaran top losers antara lain Merck (MERK) turun 1,18% ke Rp 83.500, XL Axiata (EXCL) turun 3,77% ke Rp 5.100, Kalbe Farma (KLBF) turun 2,83% ke Rp 2.575, Sari Roti (ROTI) turun 2,94% ke Rp 2.475.
(dro/qom)











































