"Target dana IPO dari pelepasan 25% saham ini sekitar US$ 200 juta atau Rp 1,8 triliun," ujar Direktur Keuangan Tower Bersama, Helmi Yusman Santoso saat dihubungi detikFinance, Minggu (26/9/2010).
Tower Bersama dikuasai oleh Saratoga Group 50% dan Provident Capital 50%. Rencananya, Tower Bersama akan melepaskan 25% saham baru ke publik. Target dana yang dibidik sekitar Rp 1,8 triliun.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk keperluan IPO ini, Tower Bersama menunjuk Indopremier Securities dan UBS Securities sebagai penjamin emisi. Tower Bersama merupakan perusahaan penyedia infrastruktur telekomunikasi, khususnya untuk penempatan Base Transceiver Station (BTS).
Sebagai salah satu perusahaan menara telekomunikasi terbesar di Indonesia, sejak berdiri tahun 2004 hingga saat ini, perseroan telah memiliki dan mengoperasikan 2.600 site BTS dengan lebih dari 4.000 tenant.
(dro/dro)











































