Demikian hasil due dilligende meeting dan public expose perseroan di Hotel Ritz Carlton, Pacific Place, SCBD Jakarta, Senin (27/9/2010).
Perseroan berencana bakal melepas 755 juta saham ke publik, atau setara dengan 15,86% dari total saham yang dicatatkan. Ditargetkan pelaksanaan listing perdana akan dilaksanakan pada 26 Oktober 2010.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, perseroan juga akan melakukan penawaran terbatas (private placement) sebanyak 339.750.000 lembar (7,14%) oleh pemegang saham perseroan, yaitu PT Provident Capital Indonesia (PCI) dan PT Wahana Anugerah Sejahtera (WAS).
Total saham yang akan dilepas (IPO, private placement dan greenshoe) sebanyak 1.208.000.000 saham (25,38%). Total dana yang akan diperoleh, mengacu pada harga tersebut berkisar antara Rp 2,023 - 2,536 triliun.
Hasil perolehan dana IPO, sebanyak 70% akan digunakan untuk belanja modal dalam rangka membangun sites telekomunikasi menara yang telah ada. Sisanya, sebagai dana akusisi dalam rangka perluasan dan penambahan portofolio menara telekomunikasi peseroan.
Tower Bersama berdiri sejak berdiri tahun 2004 dengan memiliki dan mengoperasikan 2.600 site BTS dengan lebih dari 4.000 tenant.
Target efektif IPO ini akan diperoleh pada 14 Oktober 2010, dengan masa penawaran pada 18-20 Oktober 2010. Sedangkan untuk tanggal penjatahan di 22 Oktober 2010, dan distribusi saham secara elektronik 25 Oktober 2010.
Saat ini pemegang saham TBI terdiri atas:
- Provident Capital 1.164.350.000 saham (29,07%).
- Wahana Anugerah Sejahtera 1.164.350.000 saham (29,07%).
- Saratoga Infrastruktur 1.176.888.889 saham (29,38%).
- Edwin Soeryadjaya 166.666.667 saham (4,16%).
- Winato Kartono 166.666.667 saham (4,16%).
- Sandiaga Salahudin Uno 83.333.333 saham (2,08%).
- Hardi Wijaya Liong 83.333.333 saham (2,08%).
Usai rangkaian aksi IPO, beserta private placement dan greenshoe, pemegang saham TBI akan menjadi:
- Provident Capital 1.164.350.000 saham (19,70%).
- Wahana Anugerah Sejahtera 1.164.350.000 saham (19,70%).
- Saratoga Infrastruktur 1.176.888.889 saham (24,72%).
- Edwin Soeryadjaya 166.666.667 saham (3,50%).
- Winato Kartono 166.666.667 saham (3,50%).
- Sandiaga Salahudin Uno 83.333.333 saham (1,75%).
- Hardi Wijaya Liong 83.333.333 saham (1,75%).
- Masyarakat 1.208.000.000 saham (25,38%).
Â
Â
(wep/dro)











































