IHSG dibuka naik tipis ke level 3.397,821 dan langsung melesat tajam ke level 3.466,309, naik 69 poin dari penutupan kemarin di level 3.397,626.
Sejak awal perdagangan, perburuan saham-saham unggulan sukses membuat IHSG melambung tinggi. Seluruh indeks saham sektoral menguat tajam dipimpin oleh penguatan indeks saham perkebunan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Penguatan tajam ini membuka peluang IHSG kembali ditutup di rekor tertinggi baru hari ini. Pada perdagangan Jumat lalu (24/9/2010), IHSG mencetak rekor tertingginya di level 3.397,626.
Transaksi investor asing juga mencatat pembelian bersih (foreign net buy) sebesar Rp 330 miliar.
Pada penutupan perdagangan sesi I Senin, (27/9/2010), IHSG ditutup menguat 63,284 poin (1,86%) ke level 3.460,910. Sedangkan Indeks LQ 45 juga naik 11,361 poin (1,77%) ke level 650,501.
Perdagangan berjalan ramai dengan frekuensi transaksi di seluruh pasar 82.284 kali pada volume 3,470 miliar lembar saham senilai Rp 3,080 triliun. Sebanyak 143 saham naik, 66 saham turun dan 204 saham stagnan.
Bursa-bursa Asia seluruhnya menguat mengikuti penguatan tajam IHSG:
- Indeks Hang Seng naik 282,55 poin (1,28%) ke level 22.401,98.
- Indeks Nikkei 225 melesat 118,63 poin (1,25%) ke level 9.589,68.
- Indeks Strait Times naik 31,02 poin (1,00%) ke level 3.123,70.
- Indeks KOSPI naik tipis 7,27 poin (0,39%) ke level 1.835,87.
Saham-saham yang menguat tinggi dan masuk dalam jajaran top gainers diantaranya Astra International (ASII) naik 3,57% ke Rp 58.000, Gudang Garam (GGRM) naik 3,81% ke Rp 49.000, Indo Tambang (ITMG) naik 2,13% ke Rp 40.650, Bukit Asam (PTBA) naik 2,51% ke Rp 20.400.
Sementara saham-saham yang mengalami penurunan di jajaran top losers antara lain Anker Bir (DLTA) turun 2,1% ke Rp 93.000, Adira (ADMF) turun 2% ke Rp 9.800, Inovisi (INVS) turun 5,08% ke Rp 2.800, Dian Swastatika (DSSA) turun 1,29% ke Rp 7.600.
Â
Â
Â
(dro/qom)











































