Saham Pemerintah di BNI dan Bank Mandiri Bakal Terdilusi

Saham Pemerintah di BNI dan Bank Mandiri Bakal Terdilusi

Angga Aliya ZRF - detikFinance
Senin, 27 Sep 2010 19:50 WIB
Jakarta - Rencana rights issue PT Bank Mandiri Tbk dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) akan menggerus kepemilikan pemerintah di dua bank negara itu alias terdilusi. Namun, hal itu tidak akan mengurangi porsi setoran dividen kepada pemerintah.

Menurut Menteri BUMN Mustafa Abubakar, porsi dividen tidak akan terganggu karena laba bersih kedua bank pelat merah itu akan terus tumbuh dari tahun ke tahun.

Pertumbuhannya pasca rights issue diperkirakan sebesar 29,3 persen per tahun untuk Bank Mandiri dan 27,21 persen per tahun untuk BNI.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Itu proyeksi pertumbuhan dalam empat tahun ke depan," kata Mustafa usai rapat dengan komisi XI DPR di Gedung MPR/DPR, Senayan, Jakarta, Senin (27/9/2010).

Selain memperkirakan pertumbuhan, pemerintah juga sudah menentukan porsi dividen dari laba bersih BNI dan Bank Mandiri usai melakukan aksi rights issue.

Rencananya, BNI akan ditarik dividen sebanyak 29,27 persen dari laba bersihnya usai rights issue. Sementara untuk Bank Mandiri akan diminta setor dividen sebesar 23,66 persen.

"Untuk timingnya, kami akan atur sesuai kondisi sedemikian rupa dilihat dari sisi harga, kualitas, dan minat investor," ujarnya.

(ang/dnl)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads