"Derasnya uang masuk, apa bisa berkelanjutan? Dalam 3 tahun ke depan, investor akan lihat infrastruktur," ujar Direktur PT Schroders Investment Management Indonesia, Michael Tjoajadi di sela-sela acara Exploring Investment Outlook Indonesia 2009-2014 Deloitte Indonesia, di Hotel JW Marriot, Mega Kuningan Jakarta, Selasa (28/9/2010).
Menurutnya, pasar modal Indonesia memang terus melaju hingga berada di level 3.500 dan terus menerus menyentuh rekor terbaru. Banyak pebisnis percaya bahwa hingga tahun depan, pasar modal Indonesia berada di tingkat yang aman.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Inilah yang menjadi kekhawatiran," ujar Michael.
Buruknya kondisi infrastruktur di Indonesia, khususnya daerah terpencil, menjadikan perkembangan ekonomi akan terhenti. "Pilihannya continue atau keluar. Persoalannya adalah How to develop of infractructure?" tegasnya.
Saat ini merupakan waktu yang tepat untuk mengejar masuknya investasi asing ke Indonesia. Pasalnya, dua negara besar yang termasuk dalam emerging market, China dan India tengah berada di titik jenuh. Sementara selaku pemilik modal, investor tetap harus melakukan investasi.
"Perspektif investor ke capital market, disaat dana sudah offer di China dan India. Maka mereka lihat Indonesia, dan lebih baik dari Vietnam. Harapan ini harus di-deliver," imbuhnya.
Â
Â
(wep/dro)











































