IHSG Gagal Bertahan di Level 3.500

IHSG Gagal Bertahan di Level 3.500

- detikFinance
Selasa, 28 Sep 2010 16:12 WIB
IHSG Gagal Bertahan di Level 3.500
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) gagal menutup perdagangan di atas level 3.500. Koreksi tajam bursa-bursa Eropa membuat pemain-pemain besar melakukan profit taking untuk melihat konfirmasi perdagangan Wall Street nanti malam.

IHSG dibuka naik tipis ke level 3.468,232 dan sempat menguat tajam ke level 3.524,316, melesat 56 poin dari penutupan kemarin di level 3.468,036.

Mengawali perdagangan, IHSG sempat melemah tipis. Namun pelemahan tidak bertahan lama. Pemain-pemain besar mendadak memasukkan dana besar-besaran ke lantai bursa dan berhasil menggiring IHSG naik tajam menembus level 3.500.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hampir seluruh saham unggulan menguat cukup tinggi. Sayangnya, pembukaan bursa Eropa yang didominasi koreksi cukup dalam kemudian membuat para pemain-pemain besar berbalik arah melakukan aksi jual massif serentak.

IHSG pun langsung jatuh ke zona merah, sempat menyentuh level 3.455,501, turun 13 poin dari penutupan kemarin. Untungnya, sebagian pelaku pasar masih melakukan pembelian pada saham-saham sektor konsumsi, properti, infrastruktur dan keuangan, sehingga IHSG bisa ditutup di zona hijau.

IHSG pun akhirnya gagal menutup perdagangan hari ini di atas level 3.500. Setelah sempat menguat tajam, IHSG pun akhirnya didera profit taking dan gagal mencetak rekor tertinggi baru hari ini. Pada perdagangan kemarin (27/9/2010), IHSG mencetak rekor tertingginya di level 3.468,036.

IHSG bergerak sangat fluktuatif pada perdagangan hari ini dalam kisaran 3.455,501 - 3.524,316.

Transaksi investor asing mencatat pembelian bersih (foreign net buy) tipis sebesar Rp 74,398 miliar.

Pada penutupan perdagangan Selasa, (28/9/2010), IHSG ditutup naik tipis 4,671 poin (0,13%) ke level 3.472,707. Sedangkan Indeks LQ 45 melemah tipis 2,099 poin (0,32%) ke level 648,800.

Perdagangan berjalan sangat ramai dengan frekuensi transaksi di seluruh pasar 157.774 kali pada volume 7,015 miliar lembar saham senilai Rp 7,441 triliun. Sebanyak 124 saham naik, 122 saham turun dan 58 saham stagnan.

Bursa-bursa Asia melemah cukup dalam seiring dengan pelemahan bursa Eropa:

  • Indeks Hang Seng merosot 230,89 poin (1,03%) ke level 22.109,95.
  • Indeks Nikkei 225 melemah 107,38 poin (1,12%) ke level 9.495,76.
  • Indeks Strait Times turun 20,38 poin (0,65%) ke level 3.093,54.
  • Indeks KOSPI turun tipis 4,86 poin (0,26%) ke level 1.855,97.



Saham-saham yang menguat tinggi dan masuk dalam jajaran top gainers diantaranya Gudang Garam (GGRM) naik Rp 1.200 ke Rp 50.050, Indo Tambang (ITMG) naik Rp 1.050 ke Rp 41.400, Bayan Resources (BYAN) naik Rp 600 ke Rp 11.000.

Sementara saham-saham yang mengalami penurunan di jajaran top losers antara lain Astra International (ASII) turun Rp 1.150 ke Rp 56.950, Astra Agro (AALI) turun Rp 650 ke Rp 21.700, Tri Polyta (TPIA) turun Rp 300 ke Rp 3.375.

 

 
(dro/qom)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads