IHSG dibuka naik tipis ke level 3.495,760 dan kemudian sempat berbalik arah melemah ke level 3.488,990, turun 7 poin dari penutupan kemarin di level 3.495,464.
Pergerakan IHSG pada perdagangan hari ini diselimuti keragu-raguan lantaran tidak sentimen positif dari bursa-bursa regional yang mampu membuat IHSG bergerak atraktif. Berakhirnya rally bursa Wall Street tadi malam membuat pemain-pemain besar melakukan konsolidasi portofolio sembari memantau konfirmasi perdagangan lebih lanjut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setelah sempat melemah, IHSG pun kembali menutup perdagangan sesi I di atas level 3.500 sebagaimana yang terjadi pada dua hari perdagangan lalu. Namun kemarin-kemarin, IHSG gagal mengakhiri perdagangan di atas level 3.500.
Meski demikian, IHSG masih memiliki peluang besar mengakhiri perdagangan hari ini di atas level 3.500 sekaligus mencetak rekor tertinggi baru.
Transaksi investor asing juga hanya mencatat pembelian bersih (foreign net buy) tipis sebesar Rp 104,899 miliar.
Pada penutupan perdagangan sesi I Kamis, (30/9/2010), IHSG ditutup menguat 9,547 poin (0,27%) ke level 3.505,011. Sedangkan Indeks LQ 45 juga naik tipis 1,705 poin (0,26%) ke level 653,823.
Perdagangan berjalan cukup ramai dengan frekuensi transaksi di seluruh pasar 75.404 kali pada volume 2,590 miliar lembar saham senilai Rp 2,465 triliun. Sebanyak 115 saham naik, 99 saham turun dan 66 saham stagnan.
Bursa-bursa Asia seluruhnya melemah:
Indeks Hang Seng turun 61,69 poin (0,28%) ke level 22.316,98.
Indeks Nikkei 225 turun 110,16 poin (1,15%) ke level 9.448,45.
Indeks Strait Times turun 10,19 poin (0,33%) ke level 3.095,84.
Indeks KOSPI melemah 3,24 poin (0,17%) ke level 1.863,21.
Saham-saham yang menguat tinggi dan masuk dalam jajaran top gainers diantaranya Petrosea (PTRO) naik Rp 4.600 ke Rp 27.600, BTPN naik Rp 1.700 ke Rp 12.500, Sarana Menara (TOWR) naik Rp 1.200 ke Rp 7.400, Gudang Garam (GGRM) naik Rp 800 ke Rp 51.300.
Sementara saham-saham yang mengalami penurunan di jajaran top losers antara lain Mayora Indah (MYOR) turun Rp 450 ke Rp 10.150, Astra Agro (AALI) turun Rp 400 ke Rp 20.950, Lonsum (LSIP) turun Rp 200 ke Rp 9.750, Tri Polyta (TPIA) turun Rp 175 ke Rp 3.300.
Β
(dro/qom)











































