Mengawali perdagangan, IHSG dibuka naik tipis ke level 3.495,760 dan kemudian sempat berbalik arah melemah ke level 3.487,713, turun 8 poin dari penutupan kemarin di level 3.495,464.
Sepanjang perdagangan hari ini, IHSG bergerak dalam keragu-raguan lantaran minimnya sentimen dari bursa-bursa regional. Saham-saham unggulan bergerak variatif menyebabkan IHSG tidak mampu bergerak atraktif dan cenderung stagnan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Secara umum, saham-saham unggulan banyak didera tekanan jual. Perdagangan hari ini lebih digerakkan oleh saham-saham lapis dua. Hal itu terlihat dari penutupan indeks LQ45 yang menurun, sedangkan IHSG malah naik.
Itu berarti, keberhasilan IHSG menembus level 3.500 pada perdagangan hari ini terutama disokong oleh penguatan saham-saham lapis dua. Bursa-bursa Eropa yang dibuka melemah cukup dalam siang tadi membuat saham-saham unggulan sulit menguat tinggi.
Transaksi investor asing juga hanya mencatat pembelian bersih (foreign net buy) tipis sebesar Rp 188,215 miliar.
Pada penutupan perdagangan Kamis, (30/9/2010), IHSG ditutup menguat 5,832 poin (0,16%) ke level 3.501,296. Sedangkan Indeks LQ 45 juga turun tipis 0,189 poin (0,02%) ke level 651,929.
Perdagangan berjalan cukup ramai dengan frekuensi transaksi di seluruh pasar 160.442 kali pada volume 6,772 miliar lembar saham senilai Rp 5,922 triliun. Sebanyak 121 saham naik, 125 saham turun dan 61 saham stagnan.
Bursa-bursa Asia didominasi koreksi:
- Indeks Hang Seng turun 20,50 poin (0,09%) ke level 22.358,17.
- Indeks Nikkei 225 turun tajam 190,03 poin (1,99%) ke level 9.369,35.
- Indeks Strait Times turun 8,05 poin (0,26%) ke level 3.097,98.
- Indeks KOSPI menguat tipis 6,36 poin (0,34%) ke level 1.872,81.
Saham-saham yang menguat tinggi dan masuk dalam jajaran top gainers diantaranya Petrosea (PTRO) naik Rp 4.600 ke Rp 27.600, Merck (MERK) naik Rp 1.500 ke Rp 85.000, BTPN naik Rp 1.400 ke Rp 12.200, Sarana Menara (TOWR) naik Rp 1.200 ke Rp 7.400.
Sementara saham-saham yang mengalami penurunan di jajaran top losers antara lain Astra Agro (AALI) turun Rp 650 ke Rp 20.700, Indocement (INTP) turun Rp 300 ke Rp 18.400, Bukit Asam (PTBA) turun Rp 250 ke Rp 19.450, Unilever (UNVR) turun Rp 200 ke Rp 16.850.
Â
Â
(dro/qom)











































