Menurut Presiden Direktur BUMI, Ari Hudaya dalam keterangan tertulisnya yang dikutip detikFinance Jumat (1/10/2010), perseroan baru saja menuntaskan perhitungan non pre-emptive rights. Hasilnya jumlah saham yang akan dikeluarkan sebanyak 1.369.400.000 lembar dengan harga Rp 2.366 per saham.
Nilai saham yang ditawarkan lebih tinggi 11,34% dari harga penutupan saham BUMI kemarin, Rp 2.125 per lembar. Total dana yang dapat dihimpun atas pelaksanaan aksi ini mencapai US$ 360 juta. Dengan demikian total saham BUMI yang dicatatkan pada 5 Oktober 2010 nanti mencapai 20.773.400.000 lembar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami akan mengungkapkan pihak-pihak yang terlibat pada tanggal 4 Oktober 2010 dan daftar saham baru serta pengumuman jadwal kepada Bursa Efek Indonesia sesuai peraturan," ucap Ari Hudaya.
Sebagai catatan, ada empat kreditur yang berpotensi mengkonversi saham baru BUMI. Mereka diantaranya, Country Forest Ltd, anak usaha China Investment Corporation (CIC) US$ 1,9 miliar, Raiffeisen Zentralbank Osterreich AG US$ 80,14 juta, Credit Suisse US$ 291,37 juta, JP Morgan Chase Bank US$ 145,92 juta.
(wep/dro)











































