Mengawali perdagangan Senin (4/10/2010), IHSG dibuka naik tipis ke level 3.547,310 dan melanjutkan penguatan ke level 3.593,723, naik 49 poin dari penutupan kemarin di level 3.547,115.
Penguatan properti memimpin laju kenaikan, diikuti dengan penguatan saham-saham sektor konsumsi, perbankan, perkebunan, pertambangan, dan sebagainya. Indeks saham sektoral rata-rata menguat di atas 1%.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sayangnya, IHSG lagi-lagi tak percaya dengan ramalan itu. Harga-harga saham terus saja menguat terus menerus. Jika hari ini ditutup menguat, berarti IHSG mengalami penguatan selama 7 hari perdagangan berturut-turut.
Sementara bursa Wall Street pada akhir pekan lalu masih kembali menguat. Pada perdagangan Jumat (1/10/2010), indeks Dow Jones menguat 41,63 poin (0,39%) ke level 10.829,68. Indeks Standard & Poor's 500 juga menguat 5,04 poin (0,44%) ke level 1.146,24 dan Nasdaq menguat 2,13 poin (0,09%) ke level 2.370,75.
Bursa Jepang juga mengawali perdagangan Senin ini dengan kenaikan tipis. Indeks Nikkei-225 dibuka naik 6,69 poin (0,7%) ke level 9.410,92.
Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS dibuka stagnan di level 8.920/US$.
IHSG diperkirakan bergerak dalam kisaran 3.492 hingga 3.582. Hingga pukul 09.55, IHSG tercatat naik poin (%) ke level .
Bursa-bursa Asia seluruhnya bergerak dalam tren penguatan:
- Indeks Hang Seng melesat 328,27 poin (1,47%) ke level 22.686,44.
- Indeks Nikkei 225 naik 81,84 poin (0,87%) ke level 9.486,07.
- Indeks KOSPI naik 10,77 poin (0,57%) ke level 1.887,44.











































