"Credit Suisse dan RZB adalah 2 pihak yang menyerap saham baru tanpa HMETD senilai US$ 360 juta," ujar Direktur BUMI Dileep Srivastava dalam pesan singkatnya kepada detikFinance, Selasa (5/10/2010).
Pernyataan Dileep ini sekaligus membantah rumor yang beredar sebelumnya kalau investor China bernama Shougang International dan JP Morgan Chase Bank telah menyerap saham baru ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Credit Suisse menyerap 608.622.222 saham dan RZB menyerap 760.777.778 saham," ujar Dileep.
Eksekusi pembelian saham baru non HMETD ini dilakukan pada harga yang telah disepakati sebelumnya Rp 2.366 per saham. Total nilainya US$ 360 juta.
"Pencatatan saham baru di Bursa Efek Indonesia (BEI) akan dilakukan pada 5 Oktober 2010 (hari ini)," ujar Dileep.
Saham baru ini juga memiliki lock period selama 1 tahun alias tidak bisa diperjualbelikan selama 1 tahun ke depan.
Penerbitan saham baru ini merupakan bagian dari konversi utang perseroan kepada kreditur yang jatuh tempo tahun ini sebesar US$ 442,78 juta. Dari utang yang jatuh tempo tersebut, dua diantarannya adalah utang jatuh tempo kepada Credit Suisse sebesar US$ 291,37 juta dan JP Morgan sebesar US$ 145,92 juta. Totalnya sebesar US$ 437,29 juta.
Sedangkan utang kepada Raiffeisen sebesar US$ 80,14 juta dan Country Forest (CIC) sebesar US$ 1,9 miliar tidak jatuh tempo tahun ini.
(dro/qom)











































