Meski berhasil menguat, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) belum bisa menembus level 3.600. IHSG berhenti dan masih kurang 9 poin menuju 3.600.
Sementara nilai tukar Rupiah kembali melemah di posisi Rp 8.940 per Dolar Amerika Serikat (AS) dibandingan pembukaan tadi pagi di Rp 8.930 per Dolar AS.
Membuka perdagangan tadi pagi, IHSG melemah tipis 3,205 poin (0,09%) ke level 3.566,293. Hingga pukul 9.35 waktu JATS, IHSG semakin melemah, turun 12,406 poin (0,35%) ke level 3557,092.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada penutupan perdagangan, Selasa (5/10/2010), IHSG menguat 22,197 poin (0,62%) ke level 3.591,695. Sedangkan Indeks LQ 45 naik 2,333 poin (0,35%) ke level 669,338.
Naiknya IHSG di penutupan sore hari ini banyak ditopang oleh saham-saham konsumer dan telekomunikasi yang masuk dalam jajaran top gainers.
Perdagangan hari ini berjalan cukup ramai dengan frekuensi transaksi di seluruh pasar 172.547 kali pada volume 7,699 miliar lembar saham senilai Rp 5,157 triliun. Sebanyak 142 saham naik, 72 saham turun dan 75 saham stagnan.
Bursa-bursa regional bergerak serentak di zona hijau. Namun, penguatan paling signifikan terlihat di Indeks Nikkei 225 yang melompat hingga 137 poin.
Bursa Jepang itu langsung merespon keputusan Bank Sentral Jepang (Bank of Japan/BoJ) yang secara mengejutkan menurunkan suku bunga kuncinya ke kisaran 0% hingga 0,1%.
Ini merupakan perubahan suku bunga pertama yang dilakukan Jepang sejak Desember 2008. Sejak waktu itu, Jepang menerapkan suku bunga di kisaran 0,1%.
Berikut kondisi bursa-bursa regional pagi ini:
- Indeks Komposit Shanghai naik 44,98 poin (1,72%) ke level 2.655,66.
- Indeks Hang Seng naik 20,48 poin (0,09%) ke level 22.639,14.
- Indeks Nikkei 225 melompat 137,70 poin (1,47%) ke level 9.518,76.
- Indeks Straits Times naik tipis 2,08 poin (0,07%) ke level 3.159,53.
Saham-saham yang naik cukup tinggi dan berada di jajaran top gainers diantaranya Surya Toto (TOTO) naik Rp 4.100 ke Rp 24.800, Multibreeder Adirama (MBAI) naik Rp 1.000 ke Rp 8.050, Lionmesh (LMSH) naik Rp 975 ke Rp 4.875, dan Inovisi Infracom (INVS) naik Rp 500 ke Rp 5.450
Sementara saham-saham yang mengalami penurunan cukup banyak dan masuk dalam jajaran top losers diantaranya Astra Internasional (ASII) turun Rp 1.050 ke Rp 58.950, Lion Metal (LION) turun Rp 500 ke Rp 3.100, United Tractor (UNTR) turun Rp 500 ke Rp 20.700, dan Indospring (INDS) turun Rp 400 ke RP 6.750.











































