Wall Street Tertinggi dalam 5 Bulan

Wall Street Tertinggi dalam 5 Bulan

- detikFinance
Rabu, 06 Okt 2010 07:03 WIB
Wall Street Tertinggi dalam 5 Bulan
New York - Saham-saham di bursa Wall Street melonjak sehingga membawa indeks saham ke titik tertingginya dalam 5 bulan terakhir, merespons aksi yang mengejutkan dari Bank Sentral Jepang.

Bank Sentral Jepang (Bank of Japan/BoJ) kemarin memutuskan untuk menurunkan suku bunga overnightnya ke kisaran 0% hingga 0,1%, sekaligus bersiap untuk menginjeksikan triliunan yen ke pasar finansial.

Investor meyakini langkah serupa akan segera diterapkan oleh Bank Sentral Amerika (Federal Reserve) guna menstimulasi perekonomian AS.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Pemikiran hari ini adalah pencetakan uang akan segera berjalan. Dampak jangka pendeknya adalah akan mendorong kenaikan harga-harga aset. Kita telah melihatnya untuk keseluruhan komoditas," ujar Bucky Hellwid, senior vice president dari BB&T Wealth Management seperti dikutip dari Reuters, Rabu (6/10/2010).

Pada perdagangan Selasa (5/10/2010), indeks Dow Jones ditutup menguat 193,45 poin (1,80%) ke level 10.944,72. Indeks Standard & Poor's 500 juga menguat 23,72 poin (2,09%) ke level 1.160,75 dan Nasdaq menguat 55,31 poin (2,36%) ke level 2.399,84.

Harga-harga komoditas tercatat menguat tajam. Harga minyak mentah naik hingga titik tertingginya dalam 5 bulan ke US$ 83 per barel, sementara emas kembali mencetak rekor tertinggi di US$ 1.341,20.

Indeks sektor material S&P 500 tercatat naik 2,8%, dengan saham Freeport-McMoRan Copper & Gold melesat hingga 4,6%.

Transaksi di New York Stock Exchange berjalan cukup ramai yakni mencapai 8,77 miliar lembar saham, di bawah rata-rata tahun lalu yang sebenyak 9,65 miliar lembar saham.

(qom/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads