Indo Citra akan melakukan penerbitan 1.440.000.000 saham baru dengan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) alias rights issue di harga Rp 2.500 per saham. Total dana yang akan diperoleh mencapai Rp 3,6 triliun.
Dana rights issue akan digunakan untuk mengakuisisi 99,99% saham PT Amstelco Energy Resources senilai Rp 1,0008 miliar (0,0278%), kemudian mengeksekusi 20 miliar saham baru yang akan diterbitkan oleh Amstelco Plc senilai Rp 2,75 triliun (76,39%) dan sisanya untuk modal kerja dan biaya emisi senilai Rp 848,88 miliar (23,58%).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Amstelco Plc merupakan perusahaan investasi asal Inggris yang mengkhususkan diri pada sektor migas dan batubara di kawasan Asia. Amstelco Plc memiliki anak usaha bernama PT Batavia Plc yang bergerak di sektor pertambangan.
Batavia Plc pernah ikutan menawar divestasi saham PT Newmont Nusa Tenggara (NNT) dengan investasi sebesar US$ 500 juta. Anak usaha lainnya adalah PT Leogryph yang bergerak di sektor migas di Indonesia.
Amstelco Plc dikuasai oleh Christopher Peter yang menjabat sebagai Komisaris Utama dan Richard Anthony dengan kepemilikan masing-masing 50%. Pada jajaran direksi, kursi Chief Operating Officer diduduki oleh Didit Hadiatno dan Direktur Tommy Santokh Singh Bhail.
Menarik untuk disimak, dalam struktur pemegang saham Indo Citra baru saja terjadi perubahan kepemilikan mayoritas. Pada 20 September 2010, PT Inkapita Partners yang dipimpin Direktur Utama Leonard Mamahit mengakuisisi 23.438.000 saham (48,83%) Indo Citra yang dimiliki oleh PT Citrasari Abadi.
Pemindahan saham melalui transaksi tutup sendiri (crossing) telah dilakukan pada 27 September 2010 melalui broker PT Danareksa Sekuritas (OD). Harga pelaksanaan dilakukan pada Rp 940 per saham. Total nilai akuisisi Inkapita terhadap Indo Citra senilai Rp 22,032 miliar.
Baru juga diakuisisi, Indo Citra kini tengah memproses rights issue Rp 3,6 triliun. Menurut kabar yang beredar, rencana rights issue digagas oleh Inkapita sebagai pemilik baru Indo Citra yang memang merupakan bagian dari skema backdoor listing tersebut. Konon, Inkapita merupakan kepanjangan tangan dari Amstelco dalam rangka backdoor listing ini.
Hingga berita ini diturunkan, detikFinance belum berhasil menghubungi manajemen Indo Citra untuk mengklarifikasi detil skema backdoor listing tersebut. (dro/qom)











































