Mengawali perdagangan, saham-saham bergerak positif namun selanjutnya sebagian berbalik arah karena optimisme investor soal data tenaga kerja yang membaik memudar.
Pada perdagangan Kamis (7/10/2010), indeks Dow Jones melemah tipis 19,07 poin (0,17%) ke level 10.948,58. Indeks Standard & Poor's 500 juga melemah tipis 1,91 poin (0,16%) ke level 1.158,06 dan Nasdaq menguat tipis 3,01 poin (0,13%) ke level 2.383,67.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun reaksi pasar masih tetap berhati-hati karena para pialang masih menunggu laporan angka pengangguran, yang akan menjadi indikator arah perekonomian AS. Investor memperkirakan angkanya akan stagnan, namun data itu akan memiliki implikasi yang besar pada kebijakan Bank Sentral AS untuk mendorong lagi perekonomian AS.
"Saya kira pasar akan mengapresiasi angka yang sedikit lebih baik, namun masih memperbolehkan The Fed untuk masuk," ujar Quincy Krosby, analis dari Prudential Financial seperti dikutip dari Reuters, Jumat (8/10/2010).
Sektor material menjadi sektor paling besar yang menyeret S&P 500 ke teritori negatif, menyusul turunnya harga emas dari titik tertinggi dan harga emas yang turun hingga 2%. Indeks Sektor Sumber Daya Alam S&P melemah 0,9%. Saham Newmont Mining tercatat turun 2,6%, Freeport-McMoRan turun 2,4%.
Perdagangan berjalan moderat dengan transaksi di New York Stock Exchange mencapai 7,11 miliar lembar saham, di bawah rata-rata tahun lalu yang sebesar 9,65 miliar lembar saham.
(qom/qom)











































