"Sampai tadi siang, dokumen-dokumennya sudah lengkap. Ijin pra efektif akan keluar hari ini," ungkap Kepala Biro Sektor Riil Bapepam-LK Anis Baridwan kepada detikFinance di Jakarta, Jumat (8/10/2010).
Permohonan Initial Public Offering (IPO) KS rencananya akan menawarkan saham dengan jumlah 3,155 miliar dengan nilai nominal Rp 500 per lembar. Sayangnya, harga pelaksanaan belum bisa disebut oleh Anis, karena belum terselenggaranya penawaran umum (bookbuilding) sajam perdana tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun sumber detikFinance menyebut harga saham IPO KS dikisaran Rp 800-1.100. "Target dana IPO di BEI sekitar Rp 2,6 triliun hingga Rp 3,3 triliun, tergantung hasil bookbuilding nanti. Kisaran harganya mungkin sekitar Rp 800-1.100," ungkap sumber tersebut.
Untuk keperluan IPO di BEI, perseroan telah menunjuk 3 penjamin emisi BUMN yakni, PT Mandiri Sekuritas, PT Danareksa Sekuritas dan PT Bahana Securities. Seperti diungkapkan salah satu staf Bahana yang ditemui detikFinance di kantor Bapepam-LK, pihak underwritter sedang melengkapi dokumen permohonan IPO KS.
"Iya, sedang melengkapi dokumen IPO KS," tutur staf Bahana tersebut.
KS juga tengah memproses pencatatan saham (listing) di New York Stock Exchange pada Desember 2010. POrsi saham yang akan dilepas sekitar 10% dengan target perolehan dana antara Rp 1,4-1,7 triliun atau sekitar US$ 150-190 juta. Untuk keperluan itu, KS menunjuk Credit Suisse dan Deutsche Bank sebagai penjamin emisi.
Â
Â
(wep/dro)











































